Sistem Pemilu tertutup, PAN perlu ubah AD/ART

Selasa, 03 April 2012 - 14:33 WIB
Sistem Pemilu tertutup,...
Sistem Pemilu tertutup, PAN perlu ubah AD/ART
A A A
Sindonews.com - Sistem Pemilu terbuka atau tertutup, masih menjadi perdebatan dalam pembahasan perubahan atas Undang-undang Nomor 10 tahun 2008 tentang Pemilu di DPR.

Namun, sulit bagi Partai Amanat Nasional (PAN) untuk menerima sistem Pemilu tertutup. Jika PAN menerima ususlan sistem Pemilu tertutup, harus dilakukan perubahan Anggaran Dasar (AD) dan Anggaran Rumah Tangga (ART) PAN terlebih dahulu.

"AD/ARTnya PAN jelas sistem suara terbanyak, misalnya dalam kesepakatan mengarah ke sistem tertutup harus ada klausul yang membolehkan dalam internal suara terbanyak," tutur Sekretaris Fraksi PAN Teguh Juwarno kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (3/4/2012).

Dia menjelaskan, salah satu forum yang bisa mengubah AD/ART itu adalah melalui Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PAN. Pasalnya pengubahan AD/ART tersebut harus mendapat persetujuan dari peserta Rakernas.

"Saya kira harus dibawa ke bijakan di DPP, paling tidak harus melaksanakan Rakernas," jelasnya.

Seperti diketahui, empat masalah krusial yang menjadi tarik ulur antar partai politik dalam pembahasan perubahan atas undang-undang tentang Pemilu di DPR.

Masalah krusial tersebut adalah, mengenai sistem pemilu, ambang batas parlemen atau Parliamentary Threshold (PT), dan alokasi kursi per Daerah Pemilihan (Dapil).
()
Berita Terkini
Jokowi Wajib Hadir di...
Jokowi Wajib Hadir di Persidangan Perkara Ijazah, Pengacara Roy Suryo: Kan Dia Pelapor
Pengacara Ungkap Roy...
Pengacara Ungkap Roy Suryo-Tifa Merasa Diperlakukan Seperti Bukan Anak Bangsa saat Ditangkap Polisi
Minta Dasco hingga Prabowo...
Minta Dasco hingga Prabowo Beri Atensi Kasus Ijazah Palsu, Ade Darmawan: Jokowi Telah Didiskriminasi
Jumhur Bertemu Co-Chair...
Jumhur Bertemu Co-Chair IAPB, Dukung Indonesia Kembangkan Biodiversity Credit
Pengacara: Penangkapan...
Pengacara: Penangkapan Roy Suryo-Tifa seperti Penculikan para Jenderal di Film
Kapal Induk Garibaldi...
Kapal Induk Garibaldi dan Masa Depan Strategi Maritim Indonesia
Infografis
18 Kolonel AD Pecah...
18 Kolonel AD Pecah Bintang usai Promosi Jabatan di Februari 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved