Tiga penegak hukum sepakat berantas korupsi

Kamis, 29 Maret 2012 - 10:29 WIB
Tiga penegak hukum sepakat...
Tiga penegak hukum sepakat berantas korupsi
A A A
Sindonews.com - Tiga lembaga penegak hukum, Polri, Kejaksaan, dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membuat kesepakatan dalam rangka pemberantasan tindak korupsi di Indonesia.

Ketiga lembaga ini bertemu menandatangani nota kesepahamanan atau Memorandum of Understanding (MoU). Dengan MoU itu, diharapkan pemberantasan korupsi makin optimal.

Kapolri Jenderal Pol Timur Pradopo, Jaksa Agung Basrief Arief, dan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abraham Samad, juga sepakat memetakan 10 area rawan korupsi di Indonesia.

Menurut Abraham Samad, MoU itu sebagai bentuk dukungan penuh terhadap instruksi Presiden Nomor 17 tahun 2012 tentang pencegahan tindak pidana korupsi.

"Ini juga wujud respon penegakan hukum yang terintegrasi anatara tiga lembaga Polri, Kejaksaan, dan KPK," ujar dia di Ruang Sasana Prada, Gedung Utama Kejaksaan Agung RI, Jakarta, Kamis (29/3/2012).

Hal sama disampaikan Timur Pradopo. Jenderal bintang empat itu mengatakan, penandatanganan untuk mewujudkan sinergi dalam pelaksanaan aksi nasional pemberantasan korupsi.

"Dengan sinergi ini maka pemberantasannya akan lebih terkoordinatif, efesien dan efektif," tambahya.(lin)
()
Berita Terkini
Penyebaran Budaya LGBT...
Penyebaran Budaya LGBT Ancaman Negara Nonmiliter, Ada di Perpres yang Diteken Prabowo
Fenomena Korupsi di...
Fenomena Korupsi di Era Pemerintahan Prabowo Subianto
Mardiono Optimistis...
Mardiono Optimistis PPP NTB Bangkit dan Tembus Target Pemilu 2029
Hadapi Sidang Ijazah...
Hadapi Sidang Ijazah Jokowi, Dokter Tifa Galang Dana lewat Jual Buku
Tinggalkan Jabatan Kakorlantas,...
Tinggalkan Jabatan Kakorlantas, Irjen Pol Agus Suryonugroho Sampaikan Pesan Ini ke Penerusnya
TikTok PHK Massal Karyawan...
TikTok PHK Massal Karyawan Tokopedia, DPR Minta Satgas Mitigasi PHK Turun Tangan
Infografis
Rentetan Kasus Korupsi...
Rentetan Kasus Korupsi di Jateng: Tiga Bupati Terjaring KPK pada Awal 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved