Banyak solusi baik selain naikkan BBM
Senin, 26 Maret 2012 - 11:16 WIB
Banyak solusi baik selain naikkan BBM
A
A
A
Sindonews.com - Pemerintah dianggap tidak mau berkompromi terkait harga bahan bakar minyak (BBM) mendapat tentangan dari berbagai kalangan, karena menganggap keputusan itu memberatkan rakyat. Banyak pihak menilai masih banyak solusi yang bisa dilakukan selain menaikkan harga BBM.
"Gerindra dan PDI perjuangan masih menolak, kalau dilakukan penghematan, pengawasan ketat sejak dulu BBM tidak perlu dinaikkan tahun ini," tutur politikus Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Martin Hutabarat di DPR, Senayan, Jakarta, Senin (26/3/2012).
Pemerintah diingatkannya, penyelesaian persoalan BBM tidak serta merta menaikkan harga, tapi antisipasi dari awal juga dibutuhkan.
"Kita tekankan, jangan mudah menyelesaikan persolan ini hanya menaikkan harga, tapi bisa dengan penghematan bisa tidak menaikkan BBM, karena banyak solusi yang bisa diambil," ucapnya.
Sampai sekarang pembahasan kenaikan BBM di parlemen masih berlangsung alot. Kendati Gerindra tetap menolak kenaikan harga BBM yang memberatkan rakyat, tapi partai binaan Prabowo ini akan patuh pada keputusan paripurna.
"Kita sebenarnya jalan saja dengan sistem yang ada. Kalau di Banggar tidak ditemukan kesepakatan, wajar saja ini dilaporkan ke paripurna. Kalau diputuskan kita akan mengikuti kepada keputusan, karena itu sistem," tukasnya. (wbs)
"Gerindra dan PDI perjuangan masih menolak, kalau dilakukan penghematan, pengawasan ketat sejak dulu BBM tidak perlu dinaikkan tahun ini," tutur politikus Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Martin Hutabarat di DPR, Senayan, Jakarta, Senin (26/3/2012).
Pemerintah diingatkannya, penyelesaian persoalan BBM tidak serta merta menaikkan harga, tapi antisipasi dari awal juga dibutuhkan.
"Kita tekankan, jangan mudah menyelesaikan persolan ini hanya menaikkan harga, tapi bisa dengan penghematan bisa tidak menaikkan BBM, karena banyak solusi yang bisa diambil," ucapnya.
Sampai sekarang pembahasan kenaikan BBM di parlemen masih berlangsung alot. Kendati Gerindra tetap menolak kenaikan harga BBM yang memberatkan rakyat, tapi partai binaan Prabowo ini akan patuh pada keputusan paripurna.
"Kita sebenarnya jalan saja dengan sistem yang ada. Kalau di Banggar tidak ditemukan kesepakatan, wajar saja ini dilaporkan ke paripurna. Kalau diputuskan kita akan mengikuti kepada keputusan, karena itu sistem," tukasnya. (wbs)
()