Pemerintah gagal amankan kebijakannya sendiri

Senin, 19 Maret 2012 - 10:21 WIB
Pemerintah gagal amankan...
Pemerintah gagal amankan kebijakannya sendiri
A A A
Sindonews.com - Menyusul rencana kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) oleh pemerintah, kondisi di banyak daerah mulai tak terkendali. Sejumlah spekulan sudah menaikan harga BBM, bahkan terjadi kelangkaan. Tidak itu saja, aneka harga kebutuhan pokok ikut menlonjak.

Politikus Partai Golkar, Bambang Soesatyo mengatakan, carut-marut keadaan saat ini akibat isu kenaikan harga BBM. Menurutnya, hal itu membuktikan pemerintah gagal mengamankan kebijakannya sendiri.

"Di beberapa daerah, harga BBM tidak hanya dinaikan oleh para spekulan, tetapi juga terjadi kelangkaan akibat ulah para penimbun BBM," tutur Bambang menduga di Gedung DPR Senayan Jakarta, Senin (19/3/2012)

Selain itu, menurut anggota Komisi III DPR ini, harga kebutuhan pokok masyarakat di pasar dikabarkan telah merangkak naik. Para pedagang sengaja menaikan harga sebagai antisipasi jika harga BBM benar-benar naik.

"Fakta ini membuktikan pemerintah gagal mencegah para spekulan menggoreng harga BBM di daerah. Gagal mencegah aksi penimbunan BBM, dan gagal mencegah spekulan menggoreng harga aneka kebutuhan pokok," tandasnya.

Menurut dia, kegagalan itu disebabkan minimnya koordinasi dan komunikasi antar instansi pemerintah. Kalau rencana kebijakan menaikkan harga BBM itu dikoordinasikan dan dikomunikasikan dengan efektif kepada semua instansi terkait, situasinya tidak akan seburuk seperti sekarang ini.

“Apa yang terjadi hari-hari ini sangat memprihatinkan, karena negara kita seperti tanpa regulator. Di pelosok daerah, pedagang boleh semaunya menaikkan harga BBM tanpa ada yang bisa mencegah.”ujuarnya.

Padahal, semua orang, termasuk pemerintah, bisa membuat kalkulasi tentang akibat-akibat dari isu kenaikan harga BBM. Sebagai regulator, pemerintah berkewajiban mencegah munculnya spekulasi yang merugikan rakyat sebagai konsumen.

"Kalau kenyataanya spekulan leluasa menggoreng harga, pemerintah memang gagal mengamankan rencana kebijakannya sendiri," tukas Bambang.(lin)
()
Berita Terkini
Imparsial Desak Prabowo...
Imparsial Desak Prabowo Cabut Perpres Pengamanan Jaksa oleh TNI
Sambut Baik Kebijakan...
Sambut Baik Kebijakan BKN, Amos Simanjuntak: Kenaikan Pangkat ASN Berbasis Merit Perkuat Reformasi Birokrasi
Putusan Praperadilan...
Putusan Praperadilan Roy Suryo Jilid II Dibacakan 20 Juli
IUCN Lihat Menhut Paham...
IUCN Lihat Menhut Paham Akar Masalah Konservasi Gajah
UGM Dinilai Keliru Ajukan...
UGM Dinilai Keliru Ajukan Keberatan ke PTUN Jakarta, Bonjowi Hadirkan Saksi Ahli untuk Meluruskan
Menko PM: SDM Unggul...
Menko PM: SDM Unggul dan Teknologi Kunci Kemajuan Bangsa
Infografis
Pemerintah Tetapkan...
Pemerintah Tetapkan 25 Hari Libur dan Cuti Bersama di Tahun 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved