DPR: Pajak harus steril dari tikus

Selasa, 13 Maret 2012 - 10:46 WIB
DPR: Pajak harus steril...
DPR: Pajak harus steril dari tikus
A A A
Sindonews.com - Kasus penggelapan pajak dilakukan pegawai Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak terus terulang. Mulai dari Gayus Tambunan, disusul Dhana Widyatmika dan Ajib Hamdani.

Melihat kondisi itu, Komisi III DPR Martin Hutabarat berpendapat sebaiknya Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ikut andil dalam penanganan dugaan korupsi di kantor pajak itu.

"KPK harus masuk ke perpajakan juga, kemarin sudah masuk ke ranah Badan Anggaran (Banggar) DPR, dan sudah oke," ujar Martin kepada wartawan di DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (13/3/2012).

Menurutnya, pendapatan negara dari pajak sangat besar, sehingga institusi perpajakan harus benar-benar dibenahi supaya kasus Gayus tidak terulang lagi. "Pendapatan negara dari pajak sangat besar. Maka itu perpajakan harus steril dari tikus-tikus ini," ujarnya.

Politikus Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) ini pun menyarankan agar KPK segera masuk ke kantor Pajak agar kasus penyalahgunaan jabatan yang melibatkan pegawai Ditjen Pajak tidak terjadi lagi.

"Seperti kasus Dhana, pegawai masih rendah, kok rekeningnya besar sekali, meski ini belum tentu hasil korupsi," tukasnya.(lin)
()
Berita Terkini
Profil Chatarina Girsang,...
Profil Chatarina Girsang, Jaksa yang Ikut Tangani Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
Febrie Adriansyah Belum...
Febrie Adriansyah Belum Ditahan, Kejagung: Beliau Ada, Tinggal Diperiksa Saja
Usai Rumahnya Digeledah,...
Usai Rumahnya Digeledah, Anggota BPK Bobby Rizaldi Penuhi Panggilan KPK
Besok Polisi Limpahkan...
Besok Polisi Limpahkan Don Ritto dan Barang Bukti ke Kejagung
12 Kapolda Lulusan Akpol...
12 Kapolda Lulusan Akpol 1994 Teman Satu Angkatan Kakortastipidkor Polri Irjen Pol Totok Suharyanto
Prabowo Minta Pembenahan...
Prabowo Minta Pembenahan Program MBG Dilakukan Cermat, Termasuk Anggaran per Porsi
Infografis
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved