Rebutan lahan, warga bentrok dengan sekuriti
Jum'at, 09 Maret 2012 - 16:31 WIB
Rebutan lahan, warga bentrok dengan sekuriti
A
A
A
Sindonews.com - Bentrok antara warga dengan perusahaan kembali terjadi. Lantaran memperebutkan lahan seluas 250 hektare, warga Sei Mati, Kecamatan Medan Labuhan, Kota Medan bentrok dengan sekuriti PT Mandiri Makmur Lestari.
Seorang security dari pihak PT Mandiri Makmur Lestari babak belur dan lengan kiri patah. Sementara itu seorang warga juga ikut menjadi korban bacokan di bagian tangannya.
Lahan tambak seluas 250 hektar di Jalan Tunda Batang Kuis, Kelurahan Sei Mati Kecamatan Medan Labuhan memanas, puluhan pemuda yang dilatih menjadi security. Pemuda tersebut lalu masuk ke tambak warga dan mengusir serta mengancam warga dengan menggunakan pisau Jumat (9/3/2012).
Hal tersebut membuat warga geram dan bentrokan pun tak terhindarkan. Seorang pemuda bernama Isap penjaga tambak terkena bacokan di bagian lengannya. Sementara Turiadi Indra Jaya (36) dari security ditangkap warga dan menjadi bulan-bulanan hingga babak belur dan mengalami patah tulang di bagian lengan kirinya.
Saat dimintai keterangan Turiadi yang tertangkap mengatakan dia hanya bermain-main di sekitar lokasi tersebut setelah usai bermain bola dengan rekan-rekannya.
Hingga sampai saat ini ratusan warga masih terus berjaga di lokasi tambak mereka dengan menggunakan balok dan linggis, sementara itu polisi dari Polres Pelabuhan Belawan masih terus berjaga mengamankan tempat kejadian.(azh)
Seorang security dari pihak PT Mandiri Makmur Lestari babak belur dan lengan kiri patah. Sementara itu seorang warga juga ikut menjadi korban bacokan di bagian tangannya.
Lahan tambak seluas 250 hektar di Jalan Tunda Batang Kuis, Kelurahan Sei Mati Kecamatan Medan Labuhan memanas, puluhan pemuda yang dilatih menjadi security. Pemuda tersebut lalu masuk ke tambak warga dan mengusir serta mengancam warga dengan menggunakan pisau Jumat (9/3/2012).
Hal tersebut membuat warga geram dan bentrokan pun tak terhindarkan. Seorang pemuda bernama Isap penjaga tambak terkena bacokan di bagian lengannya. Sementara Turiadi Indra Jaya (36) dari security ditangkap warga dan menjadi bulan-bulanan hingga babak belur dan mengalami patah tulang di bagian lengan kirinya.
Saat dimintai keterangan Turiadi yang tertangkap mengatakan dia hanya bermain-main di sekitar lokasi tersebut setelah usai bermain bola dengan rekan-rekannya.
Hingga sampai saat ini ratusan warga masih terus berjaga di lokasi tambak mereka dengan menggunakan balok dan linggis, sementara itu polisi dari Polres Pelabuhan Belawan masih terus berjaga mengamankan tempat kejadian.(azh)
()