Takut ada pembacokan, keamanan DW super ketat
Kamis, 01 Maret 2012 - 21:20 WIB
Takut ada pembacokan, keamanan DW super ketat
A
A
A
Sindonews.com - Tidak ingin kasus pembacokan terhadap mantan Jaksa Sistoyo terjadi lagi, Kejaksaan Agung (Kejagung) memberikan pengawalan ketat terhadap DW, pegawai perpajakan yang memilik rekening tak wajar.
Kasubag Ketertiban Jaksa Muda Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung, Sukirno mengakui pihaknya memberikan pengawalan ketat kepada DW tersangka kasus kepemilikan harta tak wajar pegawai perpajakan.
"Yang kita takutkan ada penyusup di tengah kerumunan para wartawan," ujarnya kepada Sindonews di Gedung Bundar Jampidsus Kejaksaan Agung, Kamis (1/3/2012).
Kendati demikian, ia meminta harap memaklumi atas pengawalan ketat dari pihaknya. Pihaknya tak mau kejadian pembacokan mantan Jaksa Sistoyo terjadi di Kejagung.
Soal insiden kecil yang terjadi saat DW dan ketiga pengacaranya keluar dari pemeriksaan, Sukirno mengaku peristiwa tersebut baru terjadi saat ini.
"Saya juga tak tahu, kalau yang bersangkutan (DW) menutupi mukanya saat keluar," imbuhnya.
Kericuhan terjadi saat DW dan ketiga pengacaranya keluar dari Gedung Bundar Jampidsus Kejagung pada pukul 18.52 WIB. Pengawalan ketat pun diberikan pihak keamanan Jampidsus.
Aksi dorong-dorongan pun terjadi. Alhasil, beberapa pewarta foto pun mengeluhkan sikap pihak keamanan Jampidsus saat itu. Pasalnya, beberapa kamera para pewarta foto mengalami rusak. Adapula pewarta yang sepatu atau sendalnya tertinggal atau terinjak-injak pada peristiwa itu.
Lantaran dikepung wartawan, DW dan pengacaranya menghindari wartawan dengan memutar-mutar mobil pengacara Afredo dengan berbalik arah.
Sekira tiga menit kucing-kucingan dengan para wartawan, DW serta pengacaranya yang dikawal ketat keamanan Jampidsus masuk kembali ke Gedung Bundar Jampidsus Kejagung.(azh)
Kasubag Ketertiban Jaksa Muda Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung, Sukirno mengakui pihaknya memberikan pengawalan ketat kepada DW tersangka kasus kepemilikan harta tak wajar pegawai perpajakan.
"Yang kita takutkan ada penyusup di tengah kerumunan para wartawan," ujarnya kepada Sindonews di Gedung Bundar Jampidsus Kejaksaan Agung, Kamis (1/3/2012).
Kendati demikian, ia meminta harap memaklumi atas pengawalan ketat dari pihaknya. Pihaknya tak mau kejadian pembacokan mantan Jaksa Sistoyo terjadi di Kejagung.
Soal insiden kecil yang terjadi saat DW dan ketiga pengacaranya keluar dari pemeriksaan, Sukirno mengaku peristiwa tersebut baru terjadi saat ini.
"Saya juga tak tahu, kalau yang bersangkutan (DW) menutupi mukanya saat keluar," imbuhnya.
Kericuhan terjadi saat DW dan ketiga pengacaranya keluar dari Gedung Bundar Jampidsus Kejagung pada pukul 18.52 WIB. Pengawalan ketat pun diberikan pihak keamanan Jampidsus.
Aksi dorong-dorongan pun terjadi. Alhasil, beberapa pewarta foto pun mengeluhkan sikap pihak keamanan Jampidsus saat itu. Pasalnya, beberapa kamera para pewarta foto mengalami rusak. Adapula pewarta yang sepatu atau sendalnya tertinggal atau terinjak-injak pada peristiwa itu.
Lantaran dikepung wartawan, DW dan pengacaranya menghindari wartawan dengan memutar-mutar mobil pengacara Afredo dengan berbalik arah.
Sekira tiga menit kucing-kucingan dengan para wartawan, DW serta pengacaranya yang dikawal ketat keamanan Jampidsus masuk kembali ke Gedung Bundar Jampidsus Kejagung.(azh)
()