Didi Irawadi: Nazar sering ngawur

Rabu, 29 Februari 2012 - 11:53 WIB
Didi Irawadi: Nazar...
Didi Irawadi: Nazar sering ngawur
A A A
Sindonews.com - Telinga Ketua DPP Bidang Pemberantasan Korupsi dan Mafia Hukum Partai Demokrat Didi Irawadi Syamsudin rupanya memerah, setelah mendengar namanya disebut-sebut Muhammad Nazaruddin terlibat dalam kasus korupsi.

Dengan tegas, anggota Komisi III DPR RI ini pun melontarkan bantahannya. Menurut dia, jika ikut terlibat dalam korupsi tentu tidak mengkritisi secara habis-habisan kasus itu.

"Kalau tuduhan Nazaruddin benar, tentu saya tidak akan mungkin bersikap sangat kritis pada kasus-kasus yang dihadapi Nazar selama ini," tutur Didi kepada waratawan melalui pesan singkatnya, Rabu (29/2/2012).

Jika terlibat dalam kasus itu, tentu dirinya akan memilih duduk manis dan mencari aman.
Pihaknya sendiri tak ingin terlalu serius menanggapi pernyataan Nazaruddin yang dinilai sangat ngawur itu. "Saya tidak perlu terlalu serius menanggapi tuduhan itu," ujarnya.

Apalagi selama ini, kata Didi, tuduhan Nazaruddin ke sejumlah orang, banyak juga yang keliru. Menurut Didi, saat Nazaruddin menuduh Dahlan Iskan dan Duta Besar RI untuk Kolombia Michael Manufandu dan lain-lain korupsi, ternyata tidak benar dan tidak bisa dibuktikan.

Seperti diberitakan sebelumnya, sebelum mengikuti sidang lanjutan di Pengadilan Tipikor, Nazaruddin mengatakan salah satu rekan separtainya yakni Didi Irawandi Syamsudin terlibat kasus korupsi.

"Dia bilang selama ini tidak pernah korupsi, tapi itu semua bohong. Setiap reses dia terima USD5.000. Selain itu, dia juga koordinator yang membagi-bagikan uang ke anggota Demokrat lainnya," beber Nazarudin.

Nazaruddin juga menantang Didi untuk berani mengatakan sebenarnya mengenai tindakan korupsinya selama ini. Bahkan mantan Bendahara Umum Partai Demokrat ini mengancam akan membeberkan lebih jauh keterlibatan Didi, jika dia tidak mau mengakui semua perbuatannya.

"Kalau dia tidak mau mengaku, saya akan buka proyek-proyek yang selama ini dimainkannya. Jadi orang pokoknya jangan munafik lah, nanti dosanya bisa dua kali lipat kalau munafik," tandasnya.(lin)
()
Berita Terkini
Tutup P3N 27, Gubernur...
Tutup P3N 27, Gubernur Lemhannas Tegaskan Pemimpin Nasional Harus Berintegritas, Adaptif, dan Visioner
Jejak Uang Rp366,7 Miliar...
Jejak Uang Rp366,7 Miliar ke Pegawai Imipas Bongkar Dugaan Pemerasan oleh Silmy Karim
Kejagung Tak Sita Motor...
Kejagung Tak Sita Motor Listrik Kasus Dugaan Korupsi di Badan Gizi Nasional, Ini Alasannya
Dadan Hindayana Cs Korupsi...
Dadan Hindayana Cs Korupsi Tata Kelola MBG, Noel: Memprihatinkan
Pemerintah Serahkan...
Pemerintah Serahkan 112 DIM RUU Polri ke Komisi III DPR
Dharma Pongrekun Minta...
Dharma Pongrekun Minta MK Kaji Ulang UU Kesehatan Demi Jaga Kedaulatan Bangsa
Infografis
Sering Diucapkan Gen...
Sering Diucapkan Gen Z, Berikut Istilah Parasocial Relationship
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved