Pemerintah Indonesia diminta tegas terhadap Australia

Senin, 27 Februari 2012 - 06:22 WIB
Pemerintah Indonesia...
Pemerintah Indonesia diminta tegas terhadap Australia
A A A
Sindonews.com - Anggota Komisi I DPR Teguh Juarno menyatakan kekcewaanya terhadap parlemen Australia kalau membiarkan pertemuan Parlementarian For West Papua yang akan digelar pekan depan.

Maka itu, dia meminta agar parlemen Australia tidak ikut campur dan diminta untuk saling menghormati, khususnya terhadap masalah yang tengah dihadapi Indonesia. “Australia harus menghormati Indonesia,” ujar Teguh ketika dihubungi Sindonews, Minggu 26 Februari 2012.

Dia mengatakan, pemerintah Indonesia harus memberikan sikap tegas terhadap pemerintah Australia. Tujuannya, supaya parlemen Australia tidak intervensi terhadap masalah Indonesia. Apa lagi jika ada indikasi untuk mendorong referendum bagi Papua.

"Parlemen protes Australia membiarkan individu atau kelompok yang mendorong kemerdekaan Papua. Bagi kami Papua bagian dari NKRI dan itu harga mati," tukas politikus Partai Amanat Nasional (PAN) ini.

Sebelumnya, salah seorang anggota parlemen Australia dari Partai Hijau, Richard, yang ikut dalam pertemuan itu menjelaskan jika warga Papua harus diberi kesempatan menentukan pilihannya. Bahkan pertemuan itu nantinya juga akan mendorong kemungkinan referendum.
()
Berita Terkini
KontraS Kritik Tuntutan...
KontraS Kritik Tuntutan 2,5 Tahun Penjara untuk Terdakwa Penyiraman Andrie Yunus
Revisi UU Polri, Menteri...
Revisi UU Polri, Menteri Pigai Usulkan Sejumlah Jabatan Utama Bisa Diisi Sipil
Film Pesta Babi Bergeser...
Film Pesta Babi Bergeser dari Kritik Sosial Jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua
KPK Angkut Moge, Mobil...
KPK Angkut Moge, Mobil Mewah, dan Sepeda usai Geledah Rumah Silmy Karim
Ancam 6 Juta Tenaga...
Ancam 6 Juta Tenaga Kerja, Wacana Kemasan Polos Harus Dibatalkan
DPR Minta KAI Bereskan...
DPR Minta KAI Bereskan Dulu Konektivitas Sebelum Bangun Jalur Kereta Aceh-Lampung
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved