Kejagung ungkap mafia pajak baru

Jum'at, 24 Februari 2012 - 17:31 WIB
Kejagung ungkap mafia...
Kejagung ungkap mafia pajak baru
A A A
Sindonews.com - Kasus Gayus Tambunan yang namanya meroket karena dirinya disinyalir membantu sejumlah ratusan perusahaan besar agar dapat membayar pajak lebih rendah dari yang semestinya, akan terulang lagi. Kali ini DW, salah satu petugas pajak yang melakukan cara-cara seperti Gayus.

Direktur Penyidik Jampidsus Arnold Ankouw mengatakan, pihak Kejaksaan Agung saat ini sedang memeriksa DW, salah satu pegawai di Direktorat Jenderal Pajak yang yang diduga terlibat kasus penggelapan . "Masih Kita lakukan dan masih mengejar bukti," ujar dia di Kejagung, Jakarta, Jumat (24/2/2012).

Menurutnya, kasus ini belum disampaikan ke publik. Walaupun demikian, kasus ini masih dalam tahap penyidikan. Arnold menambahkan, kasus ini berawal dari laporan masyarakat yang masuk ke pihak Kejagung. "Dari laporan masyarakat, kita lakukan penyelidikan.Tersangka inisialnya DW, pegawai pada Dirjen Pajak," tambahnya.

Dia menegaskan, dalam proses penyelidikan Kejagung sudah menggeledah beberapa tempat dan menyita barang bukti. "Ada beberapa tempat yang kita geledah dan kita sita beberapa barang dan masih kita dalami," ungkapnya.

Selain itu, terkait dugaan keterlibatan istri DW, DA juga masih didalami. "Sementara tersangkanya masih DW, dan DA masih kita dalami," tambahnya.

Kasus ini, menurut Arnold bermula dari kecurigaan masyarakat akan banyaknya harta kekayaan dari DW yang tidak sesuai dengan pekerjaannya sebagai pegawai Direktorat Jenderal Pajak.

"Laporan masyarakat karena banyak hartanya tidak sesuai dengan profil dia di Dirjen Pajak sebagai PNSl. Asetnya, uang dalam bentuk dolar maupun rupiah di perbankan dalam negeri, logam mulia nilainya masih dikejar," kata Arnold.

Saat ini Kejagung sudah melakukan upaya pencegahan dengan mencekal DW dan mengenakan status tersangka terhadapnya. "DW dikenakan pasal korupsi. Banyak rekening DW yang sudah diblokir. DW sudah kami cekal kemarin dan dinyatakan tersangka," tutupnya. (wbs)
()
Berita Terkini
Perang Iran 20266: Ketika...
Perang Iran 20266: Ketika Diplomasi Berbicara dengan Bahasa Rudal
Prabowo akan Menerima...
Prabowo akan Menerima Surat Kepercayaan dari 17 Dubes pada 8 Juni 2026
Said Iqbal soal Sinyal...
Said Iqbal soal Sinyal Masuk Kabinet Prabowo: Kita Tunggu Pengumuman Resmi
3 Pati dan Pamen Dimutasi...
3 Pati dan Pamen Dimutasi Kapolri ke Kortastipidkor, Ada Irjen hingga Kombes Pol
7 Terdakwa Kasus Suap...
7 Terdakwa Kasus Suap Sertifikasi K3 Kemnaker Dihukum 4 hingga 6,5 Tahun Penjara
Survei Poltracking:...
Survei Poltracking: 42,4% Publik Setuju MK Hapus Presidential Threshold
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved