Hatta-Ical akan bersaing ketat

Kamis, 23 Februari 2012 - 08:41 WIB
Hatta-Ical akan bersaing...
Hatta-Ical akan bersaing ketat
A A A
Sindonews.com – Berbagai hasil survei menunjukkan setidaknya ada lima tokoh calon presiden (capres) terkuat untuk 2014. Dua figur di antaranya belum pernah menjajal pemilihan presiden (pilpres) dan sangat mungkin jadi seteru.

Kelima tokoh yang memiliki popularitas dan elektabilitas cukup tinggi itu adalah Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarno Putri, Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto, Ketua Umum DPP Partai Hanura Wiranto, Ketua Umum DPP Partai Golkar Aburizal Bakrie (Ical), dan Ketua Umum DPP Partai Amanat Nasional (PAN) Hatta Rajasa.

Tiga nama pertama sudah pernah menjadi kandidat dalam pilpres pada 2004 dan 2009 baik sebagai capres maupun calon wakil presiden (cawapres). Adapun Ical dan Hatta belum pernah menjadi capres meski mereka saat ini sangat dijagokan parpol masing-masing.

Terlebih, keduanya memiliki jam terbang yang tinggi sebagai pengusaha sukses. Ical pernah menjabat sebagai menteri koordinator bidang kesejahteraan rakyat. Demikian pula Hatta yang saat ini cemerlang sebagai menteri koordinator perekonomian.

Pengamat politik dari Universitas Islam Nasional (UIN) Bachtiar Effendy memandang, meski nama kelima tokoh itu cukup berkibar di berbagai hasil survei capres/cawapres, belum ada satu pun di antara mereka yang elektabilitasnya mencapai angka 15 persen atau angka sangat aman.

“Artinya, kelima tokoh ini harus benarbenar serius menggenjot performa dan mesin politik partai masing-masing baik di pusat maupun daerah bila ingin menjadi dominan dalam koalisi pencapresan,” ujar Bachtiar.

Untuk Hatta dan Ical,lanjut dia, ada catatan khusus. Mereka besar kemungkinan menjadi simbol dua kubu koalisi capres/cawapres yang saling berhadapan dam terlibat persaingan paling ketat dibanding pasangan calon lainnya pada Pilpres 2014.

Terlebih, Hatta sangat mungkin didukung penuh Partai Demokrat yang saat ini krisis capres.Padahal,kombinasi keduanya dapat saling mengisi untuk memenuhi persepsi publik soal figur ideal bakal capres/cawapres seperti berpengalaman, berprestasi, jujur, cerdas,dan cakap.

Hatta memiliki keunggulan karena memiliki citra bersih dan religius. Namun, kata Bachtiar, semua bergantung pada partai mana yang mampu mengoleksi suara paling banyak.

Apalagi kuat peluang Demokrat untuk ikut mengusung capres dari PAN bila parpol yang dipimpin Hatta itu mampu bertengger di empat besar pada Pemilu Legislatif 2014.

“Golkar tentu akan berperang di papan atas bersama Demokrat dan PDIP, sedangkan PAN mengamankan papan tengah, bersaing dengan PKS, PKB, dan PPP. Yang jelas, infrastruktur pemenangan pemilu legislatif mesti kuat dulu,” tandas doktor ilmu politik dari Ohio State University, Colombus, Amerika Serikat.

Pengamat politik dari Charta Politika Yunarto Wijaya menambahkan, meski sosok Ical menuai pro-kontra, dia tertolong dengan elektabilitas Golkar yang cukup tinggi. Adapun Hatta dinilai bermain dalam wilayah abu-abu dan masih terkesan kurang tegas dalam pencitraannya.

“Isu-isu kontroversial menjadi tantangan tersendiri bagi Ical, sedangkan citra yang kurang tegas juga menjadi catatan evaluasi bagi Hatta yang sangat dijagokan PAN sebagai capres,” ujar Yunarto.

Ketua Departemen Kajian dan Kebijakan DPP Partai Golkar Indra J Piliang menegaskan, pihaknya siap menjelaskan isu-isu miring yang dialamatkan terhadap Ical.

Baginya, tidak ada persoalan terkait berbagai isu kontroversial yang mendera ketua umum partai berlambang pohon beringin itu. Sebab,semua bakal capres akan dihadapkan pada isu positif dan negatif. Mantan peneliti Centre for Strategic and International Studies (CSIS) itu mengklaim, hasil berbagai survei yang dipantaunya menunjukkan bahwa potensi Ical sebagai capres terbuka lebar.

Ketua Badan Pemenangan Pemilihan Umum (Bappilu) DPP PAN Andi Yulianis Paris membantah ketua umumnya tidak tegas dan terkesan berada dalam wilayah abu-abu.

“Pak Hatta belum pernah punya masalah. Kalau dibilang wilayah abu-abu, itu perlu diklarifikasi karena sebagai menko perekonomian tentu dia punya kebijakan yang sangat dijaga agar tidak tercampur- campur dengan posisinya sebagai ketua umum partai,” tandas Andi.

Berdasarkan focus group discussion (FGD) yang beberapa kali diikutinya, masyarakat menilai sosok Hatta cukup baik. Sebab itu, PAN menawarkan perbaikan ekonomi secara mikro dalam mengusung Hatta sebagai capres pada 2014.(azh)

()
Berita Terkini
Mensos Gus Ipul Tegaskan...
Mensos Gus Ipul Tegaskan Tak Ada Zona Aman untuk Korupsi di Kemensos
Alasan Natalius Pigai...
Alasan Natalius Pigai Usul Jabatan Utama Polri Bisa Diisi Sipil
Silmy Karim Cs Ditahan...
Silmy Karim Cs Ditahan KPK, DPR Bakal Minta Penjelasan Kemenimipas
Minta Masukan RUU Pemilu,...
Minta Masukan RUU Pemilu, DPR Bakal Kunjungi Parpol Parlemen dan Nonparlemen
Prabowo Kenang Hari...
Prabowo Kenang Hari Lahir Soekarno Lewat Potret Sang Proklamator
Kasus Dadan Cs, Saut...
Kasus Dadan Cs, Saut Situmorang: Semua hingga Eselon Terkecil Harus Bertanggung Jawab
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved