PPATK dapat rusak citra DPR

Rabu, 22 Februari 2012 - 18:15 WIB
PPATK dapat rusak citra...
PPATK dapat rusak citra DPR
A A A
Sindonews.com - Pusat Pelaporan Analisis Keuangan (PPATK) baru-baru ini mengumumkan hasil temuannya. Salah satu temuan itu adanya sekira 2.000 transaksi mencurigakan di rekening anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).

Sayangnya, temuan PPATK itu tak dibeberkan secara jelas, sehingga menimbulkan kontroversi di lembaga legislatif itu.

"Saya minta agar PPATK dalam menyampaikan informasi harus lengkap dan harus menyebutkan nama-nama agar publik tidak bertanya-tanya," kata anggota Komisi I DPR Hayono Isman, di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (21/2/2012).

Dalam persoalan ini, Hayono ingin mengkritik PPATK agar lebih terbuka sehingga tak hanya menimbulkan pertanyaan berbagai pihak.

Politikus Demokrat ini menegaskan, jika PPATK tidak segera mengungkap dan memproses secara hukum akan merusak nama baik DPR. Karena, pengungkapan PPATK itu dapat menimbulkan kesan anggota DPR jadi koruptor.

"Ini bisa merusak institusi DPR, seolah-olah semua anggota DPR adalah koruptor jadinya," tegasnya. Apalagi Hayono melihat, anggota DPR di Komisi I menurutnya dihuni oleh orang-orang baik.

"Seperti di Komisi I, saya tahu itukan orang baik semua. Saya melihat kesan yang sangat jelas, bahwa PPATK bermain politik. Ini namanya mendegradasi DPR," tudingnya lagi.(lin)
()
Berita Terkini
Dukung Naniek S Deyang...
Dukung Naniek S Deyang Pimpin BGN, Arus Bawah Prabowo Minta Program MBG Dibenahi
Wamenkum: 20 DIM RUU...
Wamenkum: 20 DIM RUU Polri Bakal Dibahas Bareng DPR
2 Pengusaha Divonis...
2 Pengusaha Divonis 1,5 Tahun Penjara, Kuasa Hukum: PT KEM Korban Sistem di Kemnaker
Silmy Karim Jadi Tersangka...
Silmy Karim Jadi Tersangka KPK, Mensesneg: Kita Perang Melawan Korupsi
Pertama Dalam Sejarah,...
Pertama Dalam Sejarah, Kemenag Lantik 15 Perempuan Jadi Kepala KUA
Tak Kaget Dadan dan...
Tak Kaget Dadan dan Silmy Terjerat Kasus Korupsi, Noel: Juni-Juli Banyak Pejabat Ditangkap KPK
Infografis
3 Brigjen Dapat Promosi...
3 Brigjen Dapat Promosi Jabatan Jadi Irjen Pol pada Akhir Februari 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved