Komwas PD selidiki bukti kecurangan Anas di kongres
Selasa, 21 Februari 2012 - 16:30 WIB
Komwas PD selidiki bukti kecurangan Anas di kongres
A
A
A
Sindonews.com - Ketua komisi pengawas Partai Demokrat TB Silalahi berjanji akan memeriksa Diana Maringka, mantan ketua DPC Minahasa Tenggara, Sulawesi Utara dengan cara yang profesional.
Pemeriksaan tersebut terkait "nyanyian" Diana Maringka di sejumlah media terkait adanya praktek money politik yang terjadi di Kongres Demokrat di Bandung saat Anas Urbaningrum akhirnya terpilih menjadi Ketua Umum Demokrat.
"Mereka (Diana Maringka, Karo, DPC Sanger, dan DPC Bolmud) diberi kesempatan untuk menjelaskan masalahnya serta memberikan bukti-bukti terhadap apa yang telah dituduhkannya. Kami juga berjanji ini akan dilakukan secara profesional," jelas TB Silalahi kepada wartawan di Jakarta, Selasa (21/2/2012).
Ditambahkan TB Silalahi, hingga saat ini pemeriksaan masih terus berlangsung. Pemeriksaan itu sendiri masih ingin mendalami serta memverifikasi bukti-bukti yang dimiliki para pelapor tersebut.
"Bukti-bukti itu juga kan belum tentu bukti yang benar. Masih harus ada kejelasan lebih lanjut dan masih harus diverifikasi lebih lanjut," katanya.
Sementara itu, TB Silalahi menambahkan, pemeriksaan saat ini dilakukan oleh sejumlah orang yang mempunyai keahlian masing-masing untuk melakukan pemeriksaan.
"Ada di bawah pimpinan wakil ketua dan mantan jaksa tinggi serta ada juga dari advokat. Ada sekitar 7 orang sedang memeriksa mereka saat ini," tambahnya. (san)
Pemeriksaan tersebut terkait "nyanyian" Diana Maringka di sejumlah media terkait adanya praktek money politik yang terjadi di Kongres Demokrat di Bandung saat Anas Urbaningrum akhirnya terpilih menjadi Ketua Umum Demokrat.
"Mereka (Diana Maringka, Karo, DPC Sanger, dan DPC Bolmud) diberi kesempatan untuk menjelaskan masalahnya serta memberikan bukti-bukti terhadap apa yang telah dituduhkannya. Kami juga berjanji ini akan dilakukan secara profesional," jelas TB Silalahi kepada wartawan di Jakarta, Selasa (21/2/2012).
Ditambahkan TB Silalahi, hingga saat ini pemeriksaan masih terus berlangsung. Pemeriksaan itu sendiri masih ingin mendalami serta memverifikasi bukti-bukti yang dimiliki para pelapor tersebut.
"Bukti-bukti itu juga kan belum tentu bukti yang benar. Masih harus ada kejelasan lebih lanjut dan masih harus diverifikasi lebih lanjut," katanya.
Sementara itu, TB Silalahi menambahkan, pemeriksaan saat ini dilakukan oleh sejumlah orang yang mempunyai keahlian masing-masing untuk melakukan pemeriksaan.
"Ada di bawah pimpinan wakil ketua dan mantan jaksa tinggi serta ada juga dari advokat. Ada sekitar 7 orang sedang memeriksa mereka saat ini," tambahnya. (san)
()