Aktivis GMNI ditembak depan anak & istri

Senin, 20 Februari 2012 - 17:38 WIB
Aktivis GMNI ditembak...
Aktivis GMNI ditembak depan anak & istri
A A A
Sindonews.com - Aktivis Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Rahmatullah ditembak tepat di depan anak, istri dan orangtuanya. Rahmat ditembak aparat kepolisian karena dituding merampok rumah milik H Sofyan. Namun, tudingan itu tidak pernah terbukti hingga kini.

Anggota Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Jember Sapto Rahardjanto mengatakan, penembakan terhadap Rahmat menimbulkan rasa trauma kepada anak, istri dan orangtuanya.

"Tidak ada tanggung jawab medis oleh polisi. Rahmat mengeluarkan sendiri peluru di dalam kakinya, sebelah lutut. Mana sisi kemanusiaan polisi," ujar Sapto kepada wartawan di Gedung Humas Mabes Polri, Jakarta, Senin (20/2/2012).

Penangkapan disertai penembakan terhadap Rahmat, tidak sesuai dengan prosedur tetap kepolisian. Sebab, saat ditembak Rahmat tidak melawan dan berusaha kabur.

"Dia lagi tidur ditembak kakinya, Ibu Rahmat juga ditodong pada waktu itu. Dia ditembak di depan anaknya yang masih kelas 2 SD, istri dan ayahnya," tambahnya.

Sementara itu, Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Saud Usman Nasution mengungkapkan, Polri akan menerjunkan tim ke Jember melihat kasus ini secara detail. "Kalau memang ada kesalahan akan dipidanakan," tambah Saud. (san)
()
Berita Terkini
Jabat Wakil Kepala BGN,...
Jabat Wakil Kepala BGN, Mayjen Trenggono Ajukan Pensiun Dini dari TNI
Pelanggaran Berat Kode...
Pelanggaran Berat Kode Etik, Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Dipecat
Oditur Militer Sampaikan...
Oditur Militer Sampaikan 12 Poin Replik Terkait Kasus Penyiraman Aktivis Andrie Yunus
Istana Terima Tuntutan...
Istana Terima Tuntutan BEM SI Jateng Soal Kuatkan Rupiah, tapi...
TAUD Khawatir Barang...
TAUD Khawatir Barang Bukti Kasus Andrie Yunus Dimusnahkan PN Militer
Chatib Basri di Ajang...
Chatib Basri di Ajang Perang Ideologi Ekonomi
Infografis
7 Fakta Kasus Hogi Minaya:...
7 Fakta Kasus Hogi Minaya: Suami Bela Istri, Berujung Tersangka
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved