Megawati: 100 capres juga tak apa

Selasa, 14 Februari 2012 - 19:15 WIB
Megawati: 100 capres...
Megawati: 100 capres juga tak apa
A A A
Sindonews.com - Dalam konfernsi Pers semalam, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menyebut ada 26 tokoh yang berminat maju ke RI 1 pada pilpres 2014 mendatang, tapi SBY tidak menyebutkan siapa saja.

Terkait pernyataan SBY semalam, orang yang pernah duduk di kursi RI 1, Megawati Soekarno Putri berkomentar tak mau ambil pusing. Menurutnya, berapa pun calon yang layak dalam Pemilu 2014 tak jadi persoalan.

"Katanya ini demokrasi, siapa saja boleh. SBY mau nyebut 100 nama juga enggak apa-apa. Yang penting sesuai aturan," tutur Mega di Fraksi PDI perjuangan DPR Jakarta, Selasa (14/2/2012).

Menurut Mega, pemimpin muda harus dilihat dulu kredibelitasnya. Selain itu, Capres nanti juga harus dilihat dulu kemampuannya dalam mengelola pemerintahan.

"Kaitannya sekarang, yang muda harus memimpin. Harus dilihat dulu kapasitas dan kredebilitasnya, serta bagaimana ia punya cara mengelola Indonesia," paparnya.

Pemilihan presiden itu menurut Mega semuanya tergantung rakyat. Karena rakyat sudah cerdas semua, jadi sudah tahu semua.

"Terakhir semua kembali pada pilihan rakyat. Apa rakyat hanya akan memilih pemimpin yang penuh polesan," tandas Mega.(azh)
()
Berita Terkini
KontraS Kritik Tuntutan...
KontraS Kritik Tuntutan 2,5 Tahun Penjara untuk Terdakwa Penyiraman Andrie Yunus
Revisi UU Polri, Menteri...
Revisi UU Polri, Menteri Pigai Usulkan Sejumlah Jabatan Utama Bisa Diisi Sipil
Film Pesta Babi Bergeser...
Film Pesta Babi Bergeser dari Kritik Sosial Jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua
KPK Angkut Moge, Mobil...
KPK Angkut Moge, Mobil Mewah, dan Sepeda usai Geledah Rumah Silmy Karim
Ancam 6 Juta Tenaga...
Ancam 6 Juta Tenaga Kerja, Wacana Kemasan Polos Harus Dibatalkan
DPR Minta KAI Bereskan...
DPR Minta KAI Bereskan Dulu Konektivitas Sebelum Bangun Jalur Kereta Aceh-Lampung
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved