Polri & Kompolnas tak harmonis

Selasa, 14 Februari 2012 - 18:19 WIB
Polri & Kompolnas tak...
Polri & Kompolnas tak harmonis
A A A
Sindonews.com - Hubungan kerjasama antara Polri dengan Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) selama ini ternyata kurang harmonis. Hal itu diketahui dari pertemuan presiden dengan panitia seleksi anggota Kompolnas dan dibenarkan oleh Juru Bicara Presiden Julian Aldrin Pasha.

"Tadi ada satu pesan dari presiden pada pansel, bahwa keinginan pemerintah dalam hal ini untuk menguatkan dan memberdayakan Kompolnas sebagai partner dari Kepolisian," kata Juru Bicara Presiden, Julian Aldrin Pasha di Kantor Presiden, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Selasa (14/2/2012).

Ditambahkan dia, presiden menyampaikan apresiasi yang tinggi atas kerja keras dan integritas yang telah dilakukan pansel sejak dibentuk pada September 2011. Dimana, telah berhasil menghasilkan 12 nama yang anggota Kompolnas yang baru dan akan dipilih oleh presiden.

"Hadir pula tadi Kapolri, yang juga diminta untuk berpartner secara konstruktif dengan Kompolnas agar terjadi suatu kerja sama dalam bentuk dialog. Mungkin dalam bentuk masukan-masukan dari Kompolnas ke kepolisian. Sehingga menjadi suatu hal yang positif dan konstruktif bagi kepolisian itu sendiri," terangnya.

Menurut Julian, akan lebih baik bila masukan-masukan kritik dan saran datang dari Kompolnas, bukan dari pihak lain atau dari masyarakat.

"Kalau ada kritik mohon dilakukan perbaikan ke dalam, karena ini akan menjadikan polisi menjadi suatu institusi yang lebih baik. Itu pesan yang disampaikan presiden pada pansel Kompolnas," imbuhnya.

Dari 12 nama yang terpilih, presiden akan mengambil enam nama sebagai anggota Kompolnas sebelum masa jabatan Kompolnas yang lama berakhir.

"Kompolnas yang sekarang akan berakhir 19 Mei 2012, jadi masih ada waktu. Tentu dengan pertimbangan bahwa para pansel ini dipilih by name oleh Presiden dengan masukan dari Menko Polhukam dan jajarannya," jelasnya.

Ditambahkan dia, Kapolri sendiri mengatakan, integritas dan kredibilitas mereka yang hadir di sini tidak perlu diragukan lagi. Mereka sangat independen, tidak terpengaruh unsur manapun, termasuk pada saat pelaksanaan seleksi, dan membuat kriteria-kriteria di dalamnya. (san)
()
Berita Terkini
Maruf Cahyono Gunakan...
Maruf Cahyono Gunakan Uang Gratifikasi untuk Renovasi Rumah dan Biayai Resepsi Pernikahan Anak
Yusril Minta Perpres...
Yusril Minta Perpres Pertahanan Negara Dipahami Utuh: Tidak Secara Khusus Berbicara mengenai LBGTQ
Menhut Siapkan Generasi...
Menhut Siapkan Generasi Baru Pemimpin Kehutanan melalui Penguatan SDM
Mantan Sekjen MPR Maruf...
Mantan Sekjen MPR Maruf Cahyono Minta Fee Proyek Pakai Istilah Uang Assalammualaikum
Kejagung Hormati Penggeledahan...
Kejagung Hormati Penggeledahan 12 Titik oleh Polri
Kejagung Imbau Publik...
Kejagung Imbau Publik Tak Beropini terkait Penggeledahan 12 Titik oleh Polri
Infografis
Daftar 23 Kombes Pol...
Daftar 23 Kombes Pol Pecah Bintang pada Mutasi Polri Mei 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved