Nazarudin: Ada rekayasa seolah-olah fakta

Rabu, 08 Februari 2012 - 18:47 WIB
Nazarudin: Ada rekayasa...
Nazarudin: Ada rekayasa seolah-olah fakta
A A A
Sindonews.com - Terdakwa kasus Wisma Atlet SEA Games 2011 Muhammad Nazarudin merasa sidang Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) yang dijalaninya saat ini hasil rekayasa yang dijadikan kebenaran.

"Di sini, saya melihat ada rekayasa, seolah-olah itu jadi fakta. Itu yang saya enggak sependapat dengan teman-teman penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dari awal," ujar Nazar di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Rabu (8/2/2012).

Nazar menjelaskan, dirinya resmi keluar dari Grup Permai sejak Juni 2009. "Sekitar bulan Juni 2009, saya keluar secara resmi dari perusahaan Anas. Secara resmi saya keluar dan saya buktikan semenjak itu saya tidak pernah lagi ngantor setiap hari di grupnya Pak Anas ini," ungkapnya.

Ditambahkan Nazar, posisinya di Grup Permai sebagai orang kedua setelah Anas Urbaningrum. "Saya buktikan, saya tiap hari ngantor. Jadi kalau dikategorikan setelah keluar resmi itu ada ketemu duluan, ada ketemu teman bincang-bincang itu dikategorikan lain, itu termasuk prediksi rekayasa yang dibuat," terangnya.

Lebih jauh, Nazar melihat rekayasa dalam kasusnya semakin menjadi setelah KPK melakukan pemeriksaan di satu tempat yang sama. "Kenapa ini direkayasa, saya bilang kenapa Yulianis dengan Rina di BAP tempat yang sama. Bukan di gedung KPK lagi, yang bayar bukan KPK lagi. Kurang anggaran berapa banyak KPK itu," jelasnya.

Untuk urusan seperti ini saja, sambung Nazar, KPK tidak mampu. "Masa hal yang kayak gini di satu tempat, penyidik yang benar-benar dua orang, disidik dua saksi untuk membuat satu orang tersangka (TSK)," bebernya.

Dalam sidang tersebut, Nazar hanya ingin menuntut kebenaran. "Saya hanya minta kebenaran. Kalau saya yang dibilang memerintahkan atas nama pimpinan perusahaan, mana perusahaannya? Kalau dibilang owner, berapa persen saham saya? Ini biar jelas faktanya, jangan cerita gitu," ungkapnya. (san)
()
Berita Terkini
Brigjen TNI Marinir...
Brigjen TNI Marinir Rino Rianto Resmi Jabat Dandenjaka, Pimpin Pasukan Elite TNI AL
7 Brigjen Pol Dimutasi...
7 Brigjen Pol Dimutasi oleh Kapolri pada Awal Mei Dalam Rangka Pensiun
Vesak Festival 2026,...
Vesak Festival 2026, Stafsus Menag Doakan Presiden Prabowo Diberi Kekuatan Memimpin Bangsa
Relawan Sebut Prabowo...
Relawan Sebut Prabowo Sedang Memimpin Perang Besar Melawan Mafia Ekonomi dan SDA
Ajakan Tobat Ekologis...
Ajakan Tobat Ekologis Menteri Jumhur Sangat Tepat dan Relevan
KPK Sebut Penerimaan...
KPK Sebut Penerimaan Murid Baru Masih Dibayangi Pungli
Infografis
7 Kolonel TNI AL Pecah...
7 Kolonel TNI AL Pecah Bintang, Ada Dankopaska Koarmada RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved