Ruhut: Anas harus laksanakan perintah SBY!
Senin, 06 Februari 2012 - 14:42 WIB
Ruhut: Anas harus laksanakan perintah SBY!
A
A
A
Sindonews.com - Ketua Departemen Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Partai Demokrat (PD) Ruhut Sitompul mengatakan, Ketua Umum PD Anas Urbaningrum harus segera melaksanakan perintah Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
"Saya mohon, apa yang diinstuksikan bapak yang bijaksana dari Cikeas yang terkait masalah korupsi, dihadapi. Kalau tidak benar, yah caranya apa saja. Yang penting dihadapi," tutur Ruhut di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (6/2/2012).
Ruhut berharap, untuk menghadapi masalah ini, Anas dapat lebih legawa dengan mundur sementara dari kursi ketua umum partai. "Apa yang aku lakukan ini, karena rasa sayang kepada partai," imbuhnya.
"Sekarang kalau kau tanya aku, aku bicara etika. Tetap memohon legowo, selesaikan masalah ini. Aku kan sudah bilang mundur dulu sementara, selesaikan masalah ini. Kita enggak mau tersandera, ini faktanya," tambah Ruhut.
Kendati demikian, kalau ada pihak yang menggunakan praduga tak bersalah, Ruhut menghormati perbedaan itu. "Etisnya gimana? Saya kan sudah bilang legowo. Tapi kalau beliau katakan, dan lain-lain katakan praduga tak bersalaah, aku harus hormati itu," tandasnya. (san)
"Saya mohon, apa yang diinstuksikan bapak yang bijaksana dari Cikeas yang terkait masalah korupsi, dihadapi. Kalau tidak benar, yah caranya apa saja. Yang penting dihadapi," tutur Ruhut di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (6/2/2012).
Ruhut berharap, untuk menghadapi masalah ini, Anas dapat lebih legawa dengan mundur sementara dari kursi ketua umum partai. "Apa yang aku lakukan ini, karena rasa sayang kepada partai," imbuhnya.
"Sekarang kalau kau tanya aku, aku bicara etika. Tetap memohon legowo, selesaikan masalah ini. Aku kan sudah bilang mundur dulu sementara, selesaikan masalah ini. Kita enggak mau tersandera, ini faktanya," tambah Ruhut.
Kendati demikian, kalau ada pihak yang menggunakan praduga tak bersalah, Ruhut menghormati perbedaan itu. "Etisnya gimana? Saya kan sudah bilang legowo. Tapi kalau beliau katakan, dan lain-lain katakan praduga tak bersalaah, aku harus hormati itu," tandasnya. (san)
()