Tolak mantan napi korupsi di panggung politik

Selasa, 31 Januari 2012 - 11:05 WIB
Tolak mantan napi korupsi...
Tolak mantan napi korupsi di panggung politik
A A A
Sindonews.com - Adanya wacana beberapa pihak untuk merehabilitasi hak politik mantan narapidana untuk menjadi peserta pemilu menuai penolakan keras masyarakat. Diantara yang vokal menolak rencana itu adalah mantan aktivis 98 Ray Rangkuti.

Menurutnya, harus dibedakan antara hak politik mantan narapidana yang tersangkut pidana korupsi. "Kita harus berani membuat terobosan dengan mengeliminasi kehadiran mereka (napi eks korupsi) kembali dalam politik," ujarnya dalam rilis yang diterima Sindonews, Selasa (31/1/2012).

Kejahatan korupsi telah disepakati sebagai kejahatan berat terhadap negara. "Mereka dapat memperoleh pengampunan fisik atas kejahatan itu, tetapi tidak sendirinya menganulir kejahatan politik yang mereka lakukan, yakni mengkhianati kepercayaan masyarakat dan kepercayaan negara," terangnya.

Para koruptor, sambung Ray, lebih utama mempergunakan jabatan publik untuk menghianati negara. "Korupsi merupakan kejahatan sempurna terhadap negara yang korbannya adalah keadaban, moralitas, kepercayaan, uang negara, manusia dan kemanusiaan. Menjadi aneh kalau mereka yang telah menjahati negara dengan kejahatan yang paling jahat, tetapi masih dimungkinkan untuk kembali dapat menempati posisi-posisi penting di negara," tegasnya.

Ray mengatakan, para koruptor sudah harus diasingkan dari politik. Karena politik itu merupakan hajat besar dan titik pertemuan kepentingan setiap warga negara untuk kebaikan-kebaikan sosial. "Korupsi adalah pengkhianatan atas komitmen sosial itu. Oleh karena itu, pelakunya sudah selayaknya diasingkan dari komunitas politik itu," tutup Ray. (san)
()
Berita Terkini
KontraS Kritik Tuntutan...
KontraS Kritik Tuntutan 2,5 Tahun Penjara untuk Terdakwa Penyiraman Andrie Yunus
Revisi UU Polri, Menteri...
Revisi UU Polri, Menteri Pigai Usulkan Sejumlah Jabatan Utama Bisa Diisi Sipil
Film Pesta Babi Bergeser...
Film Pesta Babi Bergeser dari Kritik Sosial Jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua
KPK Angkut Moge, Mobil...
KPK Angkut Moge, Mobil Mewah, dan Sepeda usai Geledah Rumah Silmy Karim
Ancam 6 Juta Tenaga...
Ancam 6 Juta Tenaga Kerja, Wacana Kemasan Polos Harus Dibatalkan
DPR Minta KAI Bereskan...
DPR Minta KAI Bereskan Dulu Konektivitas Sebelum Bangun Jalur Kereta Aceh-Lampung
Infografis
10 Wonderkid Calon Bintang...
10 Wonderkid Calon Bintang di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved