Saya pernah dibawa Nazar ke Singapura

Jum'at, 27 Januari 2012 - 16:18 WIB
Saya pernah dibawa Nazar...
Saya pernah dibawa Nazar ke Singapura
A A A
Sindonews.com - Mantan staf Direktur Keuangan Permai Grup Oktarina Furi mengaku pernah dibawa ke Singapura, pada 10 Mei 2011 oleh Mohammad Nazaruddin untuk membuka nomor rekening di bank.

"Saya pernah dibawa ke Singapura untuk membuka teller center, cuma saya tidak mengerti," tutur Oktarina saat menjadi saksi dalam sidang kasus dugaan suap proyek wisma atlet di Pengadilan Tipikor, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Jumat (27/1/2012).

Ditambahkan dia, kepergiannya ke Singapura atas perintah Neneng dan Nazaruddin. Keterangan Oktarina senada dengan kesaksian Wakil Direktur Permai Group Yulianis dalam sidang sebelumnya.

Seperti diketahui, dalam sidangan Tipikor sebelumnya, Yulianis sempat mengatakan, Nazaruddin telah mengirimkan sebagian uangnya ke Singapura. Namun saat itu dia tidak menjelaskan berapa besaran uang dikirimnya.

Secara samar-samar, Yulianis hanya mengetahui secara detail berapa jumlah uang tersebut. "Setahu saya, uang dikirim pertama kali USD5 juta, ke dua 3 juta dolar Singapura, dan ketiga 3 juta Euro," tegasnya.

Ditambahkan dia, uang itu sudah dikirim sebelum Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penggerebekan. "Saya lupa rincinya, belum sempat disita KPK. Sebelum kejadian, uang yang di Jakarta ada sebagian dikirim ke Singapura," imbuhnya.(san)
()
Berita Terkini
Pangdivif 2 Kostrad...
Pangdivif 2 Kostrad Mayjen TNI Primadi Pimpin Sertijab Jabatan Strategis, Ini Namanya
Tarian Tradisional Sambut...
Tarian Tradisional Sambut Kedatangan Presiden Jerman Steinmeier di Halim
Kasus Kuota Haji, KPK...
Kasus Kuota Haji, KPK Panggil Bos Maktour Hari Ini
Presiden Jerman Steinmeier...
Presiden Jerman Steinmeier Tiba di Indonesia, Berikut Agenda Lengkapnya
Nama Dirjen Bea Cukai...
Nama Dirjen Bea Cukai Disebut di Persidangan, Siapa Layak Jadi Penggantinya?
TB Hasanuddin Kritik...
TB Hasanuddin Kritik Pelibatan Komcad dalam Pengamanan Demo Mahasiswa: Berpotensi Picu Konflik Horizontal
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved