Adang bantah simpan rekening gendut polisi

Selasa, 17 Januari 2012 - 14:04 WIB
Adang bantah simpan...
Adang bantah simpan rekening gendut polisi
A A A
Sindonews.com - Mantan Wakapolri Komjen Pol (Purn) Adang Daradjatun enggan berkomentar terkait 17 rekening gendut perwira Polri. Adang yang ditemui usai menjalani pemeriksaan di KPK, menegaskan diperiksa sebagai saksi dalam kasus cek pelawat.

"Saya ke sini bukan hadir dalam rangka masalah rekening gendut," kata Adang di Kantor KPK, Jalan HR Rasuna Said Jakarta, Selasa (17/1/2012).

Adang pun menolak menanggapi pertanyaan seputar rekening fantastis para petinggi Polri. "Enggak, enggak usah ya," ujar Adang yang langsung bergegas ke mobil Innova hitam bernopol B 289 MA.

Sebelumnya, Indonesia Corruption Watch (ICW) mengggugat Polri ke Komisi Informasi Pusat (KIP) terkait informasi 17 rekening gendut perwira Polri. Hasilnya, KIP meminta informasi itu dibuka ke publik. Namun, karena Polri tak terima, mereka mengajukan banding.

Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto (BW) juga mengatakan KPK tetap melakukan penelusuran terkait rekening gendut milik perwira Polri. Bahkan, BW menyebut itu sebagai prioritas. "Saya ingin memberitahukan soal rekening gendut. Rekening gendut polisi itu menjadi prioritas kami," kata BW. (wbs)
()
Berita Terkini
HUT ke-80 Bhayangkara...
HUT ke-80 Bhayangkara Momentum Perkuat Transformasi dan Pelayanan Masyarakat
Pakar Hukum Tegaskan...
Pakar Hukum Tegaskan Karya Jurnalistik Tak Bisa Dijadikan Barang Bukti Persidangan Dokter Tifa
Di Rakernas APEKSI,...
Di Rakernas APEKSI, Menko AHY: Wali Kota Adalah Duta Terbaik untuk Tarik Investasi dan Layani Rakyat Perkotaan
KPK Tahan Tersangka...
KPK Tahan Tersangka Kasus Suap Audit BPK di Muara Enim
1 Abad Kelahiran Rahmi...
1 Abad Kelahiran Rahmi Hatta Momen Refleksi Nilai Keteladanan bagi Generasi Muda
Menhut Raja Juli Bakal...
Menhut Raja Juli Bakal Kooperatif soal Pengusutan Kasus Bupati Kuansing
Infografis
6 Kendaraan Polisi yang...
6 Kendaraan Polisi yang Biasa Diterjunkan dalam Aksi Demo
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved