Janggal, TNI/Polri lebih bersih dari KPK?

Senin, 09 Januari 2012 - 11:23 WIB
Janggal, TNI/Polri lebih...
Janggal, TNI/Polri lebih bersih dari KPK?
A A A
Sindonews.com - Lembaga Survei Indonesia (LSI) merilis hasil survei yang sangat mengejutkan. Dalam survei itu dikatakan, TNI, Presiden dan Polri lebih bersih dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Hasil Survei LSI merilis Tentara Nasional Indonesia (TNI) merupakan lembaga yang dianggap bersih dengan 57,2%. Posisi kedua ditempati oleh lembaga kepresidenan sebanyak 51%. Sementara di posisi ketiga ditempati Kepolisian dengan 3% dan baru di urutan ke empat ditempati oleh KPK sebanyak 38,5%.

Politikus Partai Demokrat Achsanul Qosasi, menilai janggal hasil survei LSI itu. Menurutnya, sangat tidak bisa dipercaya jika Polri disebut sebagai institusi yang lebih bersih dibanding KPK.

"Kenapa tiba-tiba KPK kalah bersih dengan TNI dan Polri? Menurut saya aneh melakukan suatu survei, dasarnya juga kita tidak tahu. Apa dasarnya proyek, itu juga harus dilihat," ujarnya di Gedung DPR, Jakarta, Senin (9/1/2012).

Menurut Achsanul, survei LSI tidak menjelaskan tolak ukur publik dalam mempersepsikan lembaga penegak hukum. "Kalau KPK itu dianggap kalah bersih dari Polri, yang bisa membuktikan itu fakta hasil temuan BPK. Jangan bicara statement atau survei, itu bahaya. Bersih atau tidak bersih itu adalah fakta hukum yang mengatakan BPK," tandasnya.

Wakil Ketua Komisi Keuangan dan Perbankan DPR ini menambahkan, hasil survei tidak dapat dipisahkan dari kepentingan tertentu. "Kalau bersih atau tidak bersihnya berdasarkan survei, nanti semua kepentingan bermain di sana. Misalnya untuk kepentingan TNI, Polri, KPK, jangan sampai nanti yang bersih dianggap enggak bersih dan yang enggak bersih dianggap bersih," jelasnya.

Sementara itu, Kadiv Humas Mabes Polri Irjen (Pol) Saud Usman Nasution mengatakan, posisi Polri yang berada di urutan ketiga lembaga terbersih menurut survei LSI adalah prestasi tersendiri bagi Polri.

"Polri melakukan evaluasi atas berbagai kritik yang diterima. Polri juga berbenah dengan meningkatkan pengawas internal transparan dan diklarifikasi yang akuntabel," terangnya.

Dia menambahkan, dirinya berterima kasih atas kepercayaan masyarakat dan hal ini tentu akan menjadikan Polri lebih meningkatkan profesionalistasnya. "Jelas Mabes Polri, akan lebih meningkatkan kinerja, profesionalitasnya ke depan, khususnya di bidang korupsi kolusi dan nepotisme," tukasnya. (san)
()
Berita Terkini
Alasan Prabowo Pilih...
Alasan Prabowo Pilih Nanik S Deyang jadi Kepala BGN Gantikan Dadan Hindayana
Silmy Karim Tersangka...
Silmy Karim Tersangka Korupsi, Komisi III DPR: Usut Tuntas Tanpa Pandang Bulu
Hebat! Kota Semarang...
Hebat! Kota Semarang Raih Penghargaan Nasional Creative Financing, Bukti Inovasi Pemkot Hadirkan Pembangunan yang Berdampak
2 Wamen Kabinet Prabowo...
2 Wamen Kabinet Prabowo Terjerat Korupsi, Nomor 1 Divonis 4,5 Tahun Penjara
Perang Iran 2026: Ketika...
Perang Iran 2026: Ketika Diplomasi Berbicara dengan Bahasa Rudal
Prabowo akan Menerima...
Prabowo akan Menerima Surat Kepercayaan dari 17 Dubes pada 8 Juni 2026
Infografis
Profil Pangkopassus...
Profil Pangkopassus Letjen TNI Djon Afriandi, Jenderal Kopassus Peraih Adhi Makayasa
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved