KPK dilematis periksa Nunun Nurbaetie
Minggu, 08 Januari 2012 - 19:32 WIB
KPK dilematis periksa Nunun Nurbaetie
A
A
A
Sindonews.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terlihat berjalan di tempat untuk menuntaskan kasus cek pelawat yang melibat anggota DPR. Padahal, Nunun Nurbaetie yang disebut-sebut kunci kasus ini sudah tertangkap.
Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto mengungkap perasaan dilema yang mendera KPK dalam menuntaskan kasus cek pelawat yang memenangkan Miranda Swaray Goeltom dalam pemiliha Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia 2004 silam.
"Tersangka (NN) kalau mau diperiksa selalu sakit. Padahal orang sakit tidak boleh diperiksa. KPK mendorong agar diproses dengan cepat, tapi juga harus melihat kondisi tersangka," kata Bambang saat ditemui wartawan di Kantor Lembaga Survei Indonesia (LSI), Jalan Lembang Terusan, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (8/1/2011).
Bambang menegaskan, KPK dalam pemeriksaan tidak boleh diskriminatif. Sebagai tersangka memang harus diperiksa. Namun orang yang sedang sakit juga harus diobati.
Seperti diberitakan, terdapat hubungan antara Nunun, dan Miranda dalam kasus cek pelawat. Nunun disebutkan merupakan sekretaris Miranda. Kemudian, Nunun sebagai pihak yang membagikan cek pelawat bagi anggota DPR yang memilih Miranda sebagai Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia.
"Tugas KPK adalah melanjutkan apakah hubungan sampai di situ. Atau lebih nanti KPK dalami dulu," ucap Bambang.
Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto mengungkap perasaan dilema yang mendera KPK dalam menuntaskan kasus cek pelawat yang memenangkan Miranda Swaray Goeltom dalam pemiliha Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia 2004 silam.
"Tersangka (NN) kalau mau diperiksa selalu sakit. Padahal orang sakit tidak boleh diperiksa. KPK mendorong agar diproses dengan cepat, tapi juga harus melihat kondisi tersangka," kata Bambang saat ditemui wartawan di Kantor Lembaga Survei Indonesia (LSI), Jalan Lembang Terusan, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (8/1/2011).
Bambang menegaskan, KPK dalam pemeriksaan tidak boleh diskriminatif. Sebagai tersangka memang harus diperiksa. Namun orang yang sedang sakit juga harus diobati.
Seperti diberitakan, terdapat hubungan antara Nunun, dan Miranda dalam kasus cek pelawat. Nunun disebutkan merupakan sekretaris Miranda. Kemudian, Nunun sebagai pihak yang membagikan cek pelawat bagi anggota DPR yang memilih Miranda sebagai Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia.
"Tugas KPK adalah melanjutkan apakah hubungan sampai di situ. Atau lebih nanti KPK dalami dulu," ucap Bambang.
()