BNPB Akui Bisa Kewalahan jika Diberlakukan Lockdown

Senin, 06 April 2020 - 18:41 WIB
BNPB Akui Bisa Kewalahan...
BNPB Akui Bisa Kewalahan jika Diberlakukan Lockdown
A A A
JAKARTA - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo mengakui, BNPB bisa kewalahan jika lockdown diterapkan untuk mengatasi Pandemi Covid-19 atau virus corona. Hal tersebut dikatakan Doni Monardo dalam rapat kerja Komisi VIII DPR RI secara virtual, Senin (6/4/2020).

"Bayangkan kalau kemarin Bapak Presiden memutuskan untuk lockdown atau karantina wilayah. Mungkin hari ini BNPB akan kewalahan mendistribusikan anggaran dana sekian ratus juta penduduk Indonesia," ujar Doni Monardo.

(Baca juga: Pengamat Sebut Warga Harus Pahami Penertiban oleh Polri untuk Cegah Corona)

Karena kata dia, kewajiban pemerintah pusat untuk membiayai kebutuhan dasar masyarakat.‎ "Belum lagi masyarakat-masyarakat kita yang ada di daerah-daerah sangat sempit dan kumuh," ujar pria yang juga sebagai Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 ini.

Dia memberikan contoh seperti satu rumah yang dihuni oleh dua kepala keluarga. "Mereka tidur bergantian," ungkap mantan Danpaspampres ini.

Dia mengatakan, umumnya mereka itu bekerja sebagai tenaga kasar. "Tempatnya sempit. Kalau lockdown, karantina wilayah‎ bagaimana mereka bisa bergerak," tutur mantan Danrem 061/Surya Kencana ini.

Artinya, kata dia, setiap kebijakan yang diputuskan tentu memiliki sisi lain yang kurang bagus. "Namun apapun keputusan kepala negara. Maka saya yakin kalau kita semua satu komando, kita bisa menghadapi Covid-19 ini jauh lebih baik dibandingkan negara-negara lain," pungkas mantan Danjen Kopassus ini.
(maf)
Berita Terkait
Saat Pandemi Corona,...
Saat Pandemi Corona, Banjir Terjang Ratusan Rumah di Sejumlah Wilayah
Jangan Kaget jika Jumlah...
Jangan Kaget jika Jumlah Positif Corona Naik Pekan Depan, Ini Penyebabnya
Karantina Wilayah di...
Karantina Wilayah di Italia Bikin Tim Nasional Kehilangan Kekuatan
BNPB Ajak 115 Organisasi...
BNPB Ajak 115 Organisasi Sinergi Penanggulangan Bencana dan Atasi Corona
Temukan Kasus Positif...
Temukan Kasus Positif Corona, Pemerintah Target Tes PCR 10 Ribu Per Hari
Kabar Baik, Pasien Sembuh...
Kabar Baik, Pasien Sembuh COVID-19 Tembus Angka 1.002 Orang
Berita Terkini
Sari Yuliati Terpilih...
Sari Yuliati Terpilih sebagai Ketum PPK Kosgoro 1957 Periode 2026-2031
Prabowo Berulang Kali...
Prabowo Berulang Kali Ingatkan Jajarannya, Tugas Berat adalah Melawan Korupsi
Kasus dr Tifa dan Roy...
Kasus dr Tifa dan Roy Suryo P-21, Akankah Polemik Ijazah Berakhir di Pengadilan?
Sangkal Menkeu dan Gubernur...
Sangkal Menkeu dan Gubernur BI Diganti, Mensesneg: Justru Harus Kita Perkuat
Usai Silmy Karim Ditahan...
Usai Silmy Karim Ditahan KPK, Kursi Wamen Imipas Dibiarkan Kosong
Kasus Korupsi MBG Jadi...
Kasus Korupsi MBG Jadi Alarm Integritas Yayasan, PFI Dorong Audit dan Pengawasan Ketat
Infografis
3 Negara yang Teguh...
3 Negara yang Teguh Tak Akui Taiwan, Salah Satunya Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved