Pakar Epidemiologi Soroti Warga yang Sudah Terlanjur Mudik

Rabu, 01 April 2020 - 20:30 WIB
Pakar Epidemiologi Soroti...
Pakar Epidemiologi Soroti Warga yang Sudah Terlanjur Mudik
A A A
JAKARTA - Pakar epidemiologi Universitas Indonesia Pandu Riono menilai kebijakan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) dan darurat kesehatan seharusnya dilakukan pada pertengahan Maret lalu.

Menurut dia, langkah itu seharnya dilakukan ketika Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus mengirim surat mengenai ancaman pandemik COVID-19 kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi).

“Di saat itulah harusnya Pak Jokowi paham bahwa ada undang-undang yang bisa digunakan, yakni UU Nomor 6 Tahun 2018 yang mengatur mengenai pandemik atau wabah. Hanya presiden yang bisa mendeklarasikan negara ini dalam keadaan darurat kesehatan atau tidak. Kalau dia menyatakan itu, pemerintah bisa melakukan kegiatan-kegiatan yang membatasi penjalaran,” tutur Pandu kepada SINDOnews, Rabu (1/4/2020).

Presiden, kata dia, memiliki banyak pilihan intervensi untuk mencegah penularan COVID-19 antara lain karantina wilayah, pintu masuk, rumah sakit, atau rumah sesuai dengan kondisi di lapangan.

“Kalau pilihan PSBB artinya tidak ada wilayah lagi, sekarang nasional,” tuturnya. (Baca juga: Corona Bikin Warga Buru-buru Mudik, Jokowi Minta Bansos Dipercepat )

Dia menyayangkan sudah banyak orang dari Jabodetabek yang sudah pulang kampung.

Bahkan, sambung dia, Presiden Jokowi mengungkapkan ada sekitar 14.000 orang bergerak ke daerah. Mereka kebanyakan pekerja dari sektor informal.

“14.000 itu berapa banyak yang kemungkinan membawa virus dan itu menyebarkan ke kampung-kampung halaman mereka. Itu kan pekerja nonformal. Kalau mereka sejak awal sudah dikasih subsidi dan sebagainya. Jangan pulang ya, kita kasih subsidi. Enggak terjadi itu. Itulah yang menurut saya, terlambat,” katanya.
(dam)
Berita Terkait
Mutasi Baru Virus Corona
Mutasi Baru Virus Corona
Waspada Virus Corona...
Waspada Virus Corona Varian Baru
E484K, Varian Anyar...
E484K, Varian Anyar Virus Corona
Sulit Ekonomi karena...
Sulit Ekonomi karena Corona, Ayah Jual Ponsel Rusak untuk Beli Beras
PSBB di Beberapa Daerah,...
PSBB di Beberapa Daerah, Tak Gentarkan Warga Beraktivitas di Luar Rumah
Dampak Corona, Satu...
Dampak Corona, Satu Keluarga di Serang Banten Kelaparan
Berita Terkini
Kubu Roy Suryo Tepis...
Kubu Roy Suryo Tepis Berkas Kasus Pencemaran Nama Baik Terkait Ijazah Jokowi Sudah P21
Roy Suryo Bandingkan...
Roy Suryo Bandingkan Lamanya Penanganan Kasus Ijazah Jokowi dengan Jessica dan Ferdy Sambo
DKPP Pecat Ketua Bawaslu...
DKPP Pecat Ketua Bawaslu Kabupaten Tambrauw karena Terbukti Masih Berstatus ASN
KPK Ungkap Tahapan yang...
KPK Ungkap Tahapan yang Harus Dilalui untuk Ekstradisi Tersangka E-KTP Paulus Tannos
Terima Kunjungan Sekjen...
Terima Kunjungan Sekjen ICAPP, PKB Perkuat Jembatan Diplomasi Politik dengan Korsel
Desak DPR Segera Bahas...
Desak DPR Segera Bahas Revisi UU Pemilu, Perindo: Libatkan Partai Nonparlemen
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved