Tetap Kreatif dan Produktif di Rumah saat Wabah Corona

Rabu, 01 April 2020 - 16:34 WIB
Tetap Kreatif dan Produktif...
Tetap Kreatif dan Produktif di Rumah saat Wabah Corona
A A A
JAKARTA - Penyebaran virus Corona atau (COVID-19) nyaris melumpuhkan banyak sendi kehidupan. Demi mengurangi potensi penularan, orang-orang harus berhenti beraktivitas di luar rumah.

Hanya untuk pekerjaan tertentu saja yang masih berjalan seperti biasa antara lain, tenaga medis, pemadam kebakaran, aparat keamanan, pegawai bank, dan pekerja di sektor energi.

Pemerintah mengimbau masyarakat untuk beraktivitas di rumah. Bagi siswa belajar di rumah, begitu juga dengan pekerja untuk bekerja dari rumah (work from home).

Dari yang awalnya hanya 14 hari, WFH tapi kini terus diperpanjang karena wabah wabah belum mereda. Tentu ini memberikan rasa jenuh bagi yang biasa bekerja dan berkegiatan di luar rumah.

Pemerhati sosial Devie Rahmawati mengatakan justru sekarang ini saat tepat untuk membangun kebersamaan dengan keluarga.

“Ada banyak hal yang selama ini tidak menjadi perhatian atau aktivitas kita ketika banyak menghabiskan waktu di luar rumah. Pertama, bercengkrama dengan keluarga. Itu penting. Kita cuma mengenal keluarga saat pagi dan malam hari. Sekarang bisa betul-betul mengenal mereka,” kata dosen di Universitas Indonesia itu kepada SINDONews, Rabu (1/04/2020).

Devie memberikan beberapa tips kegiatan di rumah yang menyenangkan dan tetap produktif:

1. Buat kesepakatan dan jadwal kegiatan harian

Keluarga bisa menjadi sesuatu yang asing ketika sebagian besar anggotanya sering berada di luar rumah. Oleh karena itu di saat seperti ini, buatlah aturan dan kesepakatan kegiatan yang akan dilakukan di rumah.

Yang paling utama untuk menjaga kebersamaan adalah makan pagi, siang, dan malam harus bersama. Jangan ada yang menggunakan gawai. Jadi, semua bisa berbincang tanpa hambatan.

2. Ibadah bersama
Ini mungkin akan jadi tempat perenungan dan mendekatkan diri kepada Tuhan. Pada saat tidak ada Corona, biasanya sering terlewat ibadahnya, sekarang waktu yang tepat untuk memperbaiki.

“Untuk yang muslim bisa salat berjamaah,” tutur Devie.

3. Membersihkan Rumah

Waktu luang yang panjang merupakan momen yang tepat merapikan dan mengatur ulang komposisi barang-barang di rumah.

Ada banyak panduan di dunia maya yang bisa menjadi acuan untuk mendekorasi halaman, serta ruang tamu, keluarga, makan, dan kamar.

Kegiatan ini akan memacu kreativitas dan inovasi. Nantinya, suasana rumah akan terasan lebih fresh dan nyaman. Dalam kegiatan ini, kita akan menemukan barang-barang yang masih bagus tapi sudah tidak terpakai. Itu sebaiknya diberikan kepada tetangga atau teman yang kurang mampu.

4. Masak bersama
Jika selama ini urusan dapur dan memasak diserahkan pada ibu atau pembantu, maka saatnya semua anggota keluarga terlibat. Ibu bisa mendelegasikan beberapa urusan memasak kepada bapak dan anak-anaknya.

“Potong-potong cabai, goreng-goreng, bikin-bikin telur bersama dan lain-lain, ini menyenangkan,” tutur Devie.

5. Olahraga
Olahraga tidak harus di lapangan atau taman. Apalagi dalam keadaan adanya ancaman penularan wabah Corona. Olahraga bisa memanfaatkan ruang-ruang sempit atau halaman rumah. Senam bersama dengan mengikuti panduan di medsos merupakan salah satu solusi membuat tubuh tetap bugar.

6. Menyalurkan hobi
Di rumah bukan berarti tak bisa melakukan apa pun. Kita tetap bisa menjalankan hobi bahkan mungkin hal itu tak pernah terlaksanakan selama ini. Misal, untuk perempuan biasanya suka dandan, maka bisa mulai eksplorasi kemampuannya memoles diri. Sedangkan untuk laki-laki biasanya suka bongkar-bongkar barang. Laki-laki bisa menjadi montir dadakan untuk kendaraan pribadinya, seperti sepeda, motor, dan mobil.

“Di sini perlu kerendahan hati dan keterbukaan pikiran di dalam keluarga karena nanti rumahnya tidak akan seindah yang dibayangkan, artinya berantakan. Karena yang satu sibuk dengan mainan, yang satu sibuk dengan oli, yang emak akan sibuk apa. Artinya kita 'merayakan' kebersamaan ini dengan sebaik-baiknya, saling mengekplorasi hobi-hobi masing-masing,” tutur Devie.
(dam)
Berita Terkait
Hadapi Pandemi Corona...
Hadapi Pandemi Corona dengan Meningkatkan Kepedulian Sosial
Wujud Kepedulian Pertamina...
Wujud Kepedulian Pertamina pada Anak Yatim Piatu
Asabri Salurkan Bantuan...
Asabri Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana di Sumatera
Pemerintah Mulai Distribusikan...
Pemerintah Mulai Distribusikan Bantuan Sosial di Wilayah DKI Jakarta
Optik Tunggal Perluas...
Optik Tunggal Perluas Jangkauan CSR ke Daerah Terpencil
Pertamina EP Tuntaskan...
Pertamina EP Tuntaskan 354 Program Sosial hingga September 2025
Berita Terkini
Kasus Muara Enim, Eks...
Kasus Muara Enim, Eks Penyidik KPK: WTP Penting Bagi Pemda, Malah Jadi Ajang Negosiasi
Peduli Lingkungan, Aliansi...
Peduli Lingkungan, Aliansi Lintas Agama-Kementerian LH Serukan Tobat Ekologis Nasional
Diseminasi Eksaminasi...
Diseminasi Eksaminasi Ungkap Dugaan Kekeliruan Penegakan Hukum dalam Kasus Eks Dirut Indofarma
Mahasiswa Soroti Pemborosan...
Mahasiswa Soroti Pemborosan APBN, Qodari: Prabowo Berhasil Hemat Rp300 Triliun
Polri Gelar Nobar Piala...
Polri Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Pakar Hukum: Mendekatkan Polisi dengan Masyarakat
Ditahan KPK, Asrul Azis...
Ditahan KPK, Asrul Azis Tersangka Baru Kasus Kuota Haji Ajukan Praperadilan ke PN Jaksel
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved