DPR Minta Pekerja Migran Patuhi Protokol Kesehatan di Tanah Air

Rabu, 01 April 2020 - 11:52 WIB
DPR Minta Pekerja Migran...
DPR Minta Pekerja Migran Patuhi Protokol Kesehatan di Tanah Air
A A A
JAKARTA - Anggota Komisi I DPR RI Christina Aryani meminta para pekerja migran untuk mematuhi protokol kesehatan saat tiba di Tanah Air. Diketahui, Presiden Joko Widodo Jokowi) telah mengadakan video conference dengan para menteri untuk membicarakan secara khusus penanganan arus masuk warga negara Indonesia (WNI) dan pembatasan perlintasan warga negara asing (WNA), kemarin.

Christina mengatakan, arus masuk paling banyak adalah pekerja migran Indonesia dari Malaysia yang per harinya dapat mencapai 3.000 orang. Diperkirakan ratusan ribu WNI dari Malaysia yang akan kembali ke Tanah Air.

Selain pekerja migran di Malaysia, sejumlah 11.800 anak buah kapal (ABK) WNI dari 80 kapal pesiar yang sementara menghentikan operasinya juga diperkirakan akan pulang ke Indonesia.

"Imbauan pada seluruh WNI agar mematuhi dan mengikuti seluruh protokol kesehatan yang ditentukan Pemerintah sekembalinya ke Tanah Air. Pemerintah menetapkan WNI yang kembali dari luar negeri berstatus Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan wajib menjalani isolasi mandiri selama 14 hari," ujar Christina kepada SINDOnews, Rabu (1/4/2020).

Politikus Partai Golkar ini menilai hal tersebut menjadi bagian kerja pemerintah untuk mengantisipasi meluasnya penyebaran virus. "Kami berharap WNI yang pulang ke daerahnya untuk serius menjalankan protokol isolasi mandiri dengan disiplin dan kesadaran tinggi. Termasuk bagi WNI dalam kondisi lolos dari pengawasan karena keterbatasan petugas atau alasan lain," katanya.

Para WNI tersebut diharapkan sadar untuk menjalankan isolasi mandiri dan untuk segera mengakses fasilitas atau petugas kesehatan terdekat jika mengalami gejala Covid 19. "Kami meminta para petugas untuk menerapkan ketentuan protokol kesehatan di pos-pos kedatangan secara profesional tanpa diskriminasi," ujarnya.

Dia mengatakan, kesadaran, tanggung jawab dan kedisiplinan masyarakat serta WNI yang kembali ke Tanah Air untuk mematuhi anjuran pemerintah menjadi hal krusial bagi kita untuk keluar dari situasi yang sulit ini. Dia melanjutkan, gelombang WNI yang kembali ke Indonesia dalam jumlah besar harus ditangani dengan baik dengan tetap mengedepankan prinsip perlindungan dan kemanusiaan. (Baca juga: 3 Kelompok WNI Diprediksi Pulang ke Tanah Air, Pemerintah Siapkan Langkah Ini ).

"Pintu masuk baik bandara, pelabuhan, jalur-jalur perbatasan terutama jalur tikus juga harus dipastikan memiliki sistem pengawasan yang baik," pungkasnya.
(zik)
Berita Terkait
Waspada Mutasi N439K,...
Waspada Mutasi N439K, Varian Baru Virus Corona
Waspada Virus Corona...
Waspada Virus Corona Varian Baru
Virus Corona di Italia...
Virus Corona di Italia Terus Menyebar
Penyandang Disabilitas...
Penyandang Disabilitas Membuat Karya Batik Unik Covid-19
Usai Dikarantina di...
Usai Dikarantina di Lanud Soewondo, 60 TKI dari Malaysia Dijemput Pulang
Sempat Dirawat Intensif,...
Sempat Dirawat Intensif, 2 Pasien Positif Covid-19 Meninggal Dunia
Berita Terkini
Cerita Prabowo tentang...
Cerita Prabowo tentang 2 Angka Keberuntungan di Hidupnya: 8 dan 13 Selalu Muncul
Pesantren dan AI, Cucun...
Pesantren dan AI, Cucun Tekankan Pentingnya Etika serta Nilai Keagamaan dalam Teknologi
Partai Perindo Minta...
Partai Perindo Minta Presiden Prabowo Perkuat Demokrasi melalui Revisi UU Pemilu
Pengamat: Seskab Teddy...
Pengamat: Seskab Teddy Punya Kapasitas untuk Dipercaya Presiden Prabowo
Seleksi Hakim Agung...
Seleksi Hakim Agung 2026 Berlanjut, 36 Kandidat Jalani Penelusuran Rekam Jejak
Roy Suryo Sentil Rismon...
Roy Suryo Sentil Rismon Sianipar yang Ungkit Lagi Kasus Panci: Perkara Sudah Inkrah
Infografis
18 Negara dengan Gaji...
18 Negara dengan Gaji Anggota DPR Tertinggi di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved