alexametrics

Jokowi Ingin Darurat Sipil, Rizal Ramli Sebut Aneh Luar Biasa

loading...
A+ A-
JAKARTA - Ekonom Rizal Ramli menilai aneh keinginan Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk melakukan pembatasan sosial skala besar dan penerapan darurat sipil dalam upaya mencegah penyebaran virus Corona.

Dia merasa aneh karena saat ini rakyat sedang mengalami darurat kesehatan dan mengalami ketakutan tidak bisa memenuhi kebutuhan pokok. Namun, pemerintah malah ingin menerapkan darurat sipil.

Mantan Menteri Koordinator Maritim dan Sumber Daya era kepemimpinan Jokowi periode pertama ini curiga penerapan darurat sipil sekadar menjadi alat untuk mempertahankan kekuasaan.



"Rakyat sedang darurat kesehatan, darurat takut ndak makan, darurat kepercayaan kok ujug-ujug mau darurat sipil? Sekadar hanya alat untuk mempertahankan kekuasaan? Ampun deh," kata Rizal Ramli melalui akun Twitternya, @RamliRizal, Senin 30 Maret 2020. (Baca juga: Jokowi Minta Pembatasan Sosial Skala Besar Dibarengi Kebijakan Darurat Sipil)

Kritik juga disampaikan mantan Anggota DPR Ahmad Yani. Menurut dia, tidak tepat menangani wabah Corona dengan darurat sipil. Yang diperlukan adalah melakukan karantina wilayah atau lockdown.

"Melawan wabah virus Corona bukan dengan darurat sipil, tapi dengan karantina wilayah/lockdown, dengan darurat sipil kekuasan di tangan Presiden apalagi belum cukup syarat untuk memperlakukan darurat sipil, ini otoriter dan untuk mempertahankan kekuasaan semata, bukan nyawa rakyat yang dilindungi," tulisnya melalui akun Twitternya @Ayaniulva.
(dam)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top