Cegah Corona, Pembantaran Tahanan Belum Inkracht Perlu Dipermudah

Selasa, 31 Maret 2020 - 00:05 WIB
Cegah Corona, Pembantaran...
Cegah Corona, Pembantaran Tahanan Belum Inkracht Perlu Dipermudah
A A A
JAKARTA - Ketua Fraksi PPP DPR Amir Uskara meminta pemerintah memperhatikan secara serius potensi penyebaran virus Corona di lembaga pemasyarakatan (Lapas) dan rumah tahanan (Rutan). (Baca juga: Ribuan Tahanan Dibebaskan dari Penjara Antisipasi Virus Corona)

Salah satu caranya, pihak berwenang harus selektif mengatur keluar masuk petugas maupun pengunjung yang datang. Selain itu, kata Amir, pemerintah juga harus mencari celah hukum agar tahanan di lapas maupun di rutan bisa berkurang.

Caranya bisa dengan melakukan pembantaran maupun pengurangan hukuman bagi narapidana yang mengalami gejala virus ini agar bisa maksimal menjalani masa isolasi di rumah.

"Pemerintah bisa mempermudah pengeluaran kebijakan pembantaran bagi tahanan yang belum mendapatkan putusan inkracht di Rutan maupun atau pengurangan masa tahanan para narapidana," kata Amir, Senin (30/3/2020).

Jika kebijakan mempermudah pembantaran yang dipilih, maka perlu ada payung hukum berupa Peraturan Pemerintah (PP) maupun Peraturan Presiden (Perpres) untuk memberikan kewenangan kepada instansi terkait dalam mengeluarkan persetujuan pembantaran.

"Peraturannya harus minimal setingkat PP atau Perpres. Tidak bisa hanya berupa peraturan menteri. PP dan Perpres itu memungkinkan instansi terkait untuk membuat kebijakan guna mempermudah pembantaran untuk mengurangi kapasitas di Rutan," ujarnya.

Di sis lain, lanjut Amir, pengurangan atau pembebasan narapidana untuk mengurangi over kapasitas di lapas bisa dilakukan melalui grasi dan amnesti dari Presiden Jokowi terhadap narapidana. "Pengurangan hukuman itu tentu tidak bisa diberikan kepada narapidana kelas kakap," tandasnya.
(cip)
Berita Terkait
Muktamar PPP Sebaiknya...
Muktamar PPP Sebaiknya Digelar Setelah Corona Lenyap
PPP Bertekad Jadikan...
PPP Bertekad Jadikan Kader sebagai Wapres Seperti Hamzah Haz, Pengamat: Harus Punya Tokoh Hebat
Dian Prasetio Dipercaya...
Dian Prasetio Dipercaya DPP PPP untuk Rangkul UMKM, Petani, dan Nelayan
Selamatkan PPP, FKPP...
Selamatkan PPP, FKPP Desak DPP Tindak Tegas Kader Pemecah Belah Partai
Jelang Muktamar, PPP...
Jelang Muktamar, PPP Buka Peluang Munculnya Figur Baru
Nama RTQ Tak Masuk Struktur...
Nama RTQ Tak Masuk Struktur Pimpinan Usulan Formatur DPC PPP Makassar
Berita Terkini
Kubu Roy Suryo: Saksi...
Kubu Roy Suryo: Saksi Ahli Polda Metro Jaya Tidak Paham UU ITE
Bentuk Tim Penyidik...
Bentuk Tim Penyidik Khusus Usut Kasus Febrie, Kejagung: 9 Penyidik, Mayoritas Jaksa Alumni KPK
Terbitkan 3 Sprindik...
Terbitkan 3 Sprindik Baru, Kejaksaan Sebut Status Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Jadi Saksi
Penanganan Perkara Febri...
Penanganan Perkara Febri Adriansyah Dialihkan dari Polri, Kejagung Terbitkan Tiga Sprindik
Soal Peralihan Penyidikan...
Soal Peralihan Penyidikan Jampidsus, Pakar: Diskresi demi Cegah Konflik Antarpenegak Hukum
Prabowo Sampaikan Belasungkawa...
Prabowo Sampaikan Belasungkawa atas Wafatnya Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani
Infografis
Cegah Gencatan Senjata,...
Cegah Gencatan Senjata, Israel Palsukan Penemuan Terowongan Hamas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved