Polri: 3.000 Titik Disemprot Desinfektan, 1.371 Kerumunan Dibubarkan

Kamis, 26 Maret 2020 - 17:10 WIB
Polri: 3.000 Titik Disemprot...
Polri: 3.000 Titik Disemprot Desinfektan, 1.371 Kerumunan Dibubarkan
A A A
JAKARTA - Polri bersama TNI dan pemerintah daerah terus melakukan penyemprotan desinfektan guna mencegah penyebaran virus Corona (COVID-19). Selama Operasi Aman Nusa II sudah 3.000 lokasi di Indonesia disemprot. Bahkan, sebanyak 1.371 kali tim gabungan itu melakukan pembubaran kegiatan berkumpul-kumpul.

"Jadi selama Operasi Amam Nusa II, Polri melaksanakan penyemprotan disinfektan sebanyak 3.000 kali, khususnya di tempat umum dan publik," ujar Karo Penmas Div Humas Polri, Brigjen Pol Argo Yuwono, Kamis (26/3/2020). (Baca juga: Polri Bakal Bubarkan Paksa Masyarakat yang Masih Nekat Berkerumun)

Penyemprotan disinfektan itu, kata dia, dilakukan di semua wilayah di Indonesia, termasuk di Jakarta ini. Bukan hanya penyemprotan, Polri bersam TNI dan pemerintah daerah pun melakukan pembubaran pada masyarakat yang melakukan kegiatan berkumpul-kumpul dan berkerumunan. (Baca juga: Polri: Pembubaran Kerumunan Massa Kedepankan Upaya Persuasif dan Humanis)

"Kita juga bubarkan 1.371 kali pada masyarakat yang berkerumunan atau berkumpul-kumpul di semua wilayah Indonesia. Kita juga sama-sama memberikan penyuluhan pada masyarakat guna mencegah penyebaran Corona," tuturnya.

Maka itu, Polri pun kembali mengimbau pada masyarakat untuk tidak melakukan kegiatan berkumpul-kumpul ataupun berkerumun. Menerapkan kebijakan pemerintah tentang social distancing dan physical distancing.

Dalam membubarkan kegiatan berkumpul dan berkerumun itu, tambahnya, polisi mengedepankan langkah persuasif dan humanis. Adapun pemberian sanksi pidana dilakukan sebagai langkah terakhir bilamana ada kelompok yang tetap bandel mengabaikan dan melawan imbauan pembubaran tersebut.

"Semoga masyarakat memahaminya dan disiplin. Jangan sampai kita jadi korban, jadilah pahlawan pemutus corona dengan berada di rumah sehingga bisa cepat selesai persoalan Corona ini," katanya.
(cip)
Berita Terkait
Mutasi Baru Virus Corona
Mutasi Baru Virus Corona
Aparat Diminta Identifikasi...
Aparat Diminta Identifikasi Potensi Kejahatan di Tengah Pandemi Corona
Polri Sebut Penangkapan...
Polri Sebut Penangkapan dr Lois Terkait Hoaks Virus Corona
Polri Beri Bantuan Uang...
Polri Beri Bantuan Uang untuk Sopir Terdampak Wabah Covid-19
Waspada Virus Corona...
Waspada Virus Corona Varian Baru
E484K, Varian Anyar...
E484K, Varian Anyar Virus Corona
Berita Terkini
Desak DPR Segera Bahas...
Desak DPR Segera Bahas Revisi UU Pemilu, Perindo: Libatkan Partai Nonparlemen
Prediksi Ada Reshuffle,...
Prediksi Ada Reshuffle, Pengamat: Prabowo Butuh Menteri Eksekutor dan Komunikator Ulung
Revisi UU Pemilu Belum...
Revisi UU Pemilu Belum Dibahas, Golkar Usul Prabowo Kumpulkan Ketum Parpol
Refleksikan Cita-cita...
Refleksikan Cita-cita Bung Karno, PDIP Minta Pemerintah Wujudkan Keadilan Hukum dan Ekonomi
Darunnajah Gelar 4th...
Darunnajah Gelar 4th ICOP Bersama Menteri ATR/BPN, Siap Optimalisasi Wakaf Nasional
Terbukti Selingkuh dan...
Terbukti Selingkuh dan Pungli, Anggota KPU OKU Timur Dipecat
Infografis
7 Kombes Pecah Bintang...
7 Kombes Pecah Bintang Jadi Brigjen Dalam Mutasi Polri Januari 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved