Pangdam Jaya: Ini Kriteria Bisa Diterima di Rumah Sakit Wisma Atlet

Kamis, 26 Maret 2020 - 11:46 WIB
Pangdam Jaya: Ini Kriteria...
Pangdam Jaya: Ini Kriteria Bisa Diterima di Rumah Sakit Wisma Atlet
A A A
JAKARTA - Pangdam Jaya, Mayjen Eko Margioyono yang juga menjabat sebagai pimpinan Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet Kemayoran mengatakan bahwa RS ini hanya menerima pasien khusus positif virus Corona (COVID-19) dengan beberapa kriteria.

“Kemudian yang berikutnya ingin saya sampaikan bahwa di dalam penerimaan pasien ini usia minimal itu ada 15 tahun ke atas. Jadi untuk anak-anak kami juga tidak akan menerima,” ungkap Eko dalam Konferensi Pers di Graha BNPB, Jakarta, Kamis (26/3/2020).

Selain itu, ada beberapa kriteria yang harus diperhatikan sebelum ke RS Wisma Atlet. “Ada beberapa kriteria-kriteria, pertama ODP adalah yang itu usianya yang lebih dari 60 tahun. Kemudian komorbid terkontrol dan self handling,” jelas Eko. (Baca juga: Hingga Kamis Pagi, RS Darurat Wisma Atlet Rawat 208 Pasien Corona )

“Sedangkan yang PDP keluhan ringan, sesak ringan sampai sedang. Usia lebih dari 15 tahun dan yang Covid positif lebih dari 15 tahun sesak ringan sampai yang sedang. Komorbid tidak ada,” tambah Eko.

Termasuk juga apabila ada pasien yang meskipun ringan tetapi membawa penyakit komplikasi yang lain, maka tidak akan diterima dan akan dilakukan rujukan ke RS lain. “Sekali lagi rumah sakit ini tidak di desain untuk menangani penyakit-penyakit yang lain,” tegas Eko.

Eko menjelaskan bahwa RS Wisma Atlet ini berbeda dengan rumah sakit-rumah sakit yang lain. “Karena apa? Karena rumah sakit ini adalah menerapkan dengan sistem pelayanan self handling dengan sistem fisik video call pertama. Kemudian, self karantina. Yang ketiga limitasi kontak dengan petugas dan keempat apabila makin berat maka akan dirujuk ke rumah sakit rujukan,” terangnya.

Dia menambahkan RS Wisma Atlet ini telah didesain khusus untuk menampung pasien di Jabodetabek. “Sudah ada beberapa pasien yang datang kemudian setelah diperiksa karena berat kembali kita juga kami menyampaikan rumah sakit ini sebetulnya di desain awal untuk menampung pasien yang berada di Jabodetabek. Namun pada kenyataannya di hari pertama saja ada pasien yang datang dari Surabaya, ada pasien datang dari Semarang. Tapi tetap kami akan menerima,” jelasnya.
(kri)
Berita Terkait
Waspada Mutasi N439K,...
Waspada Mutasi N439K, Varian Baru Virus Corona
Waspada Virus Corona...
Waspada Virus Corona Varian Baru
Virus Corona di Italia...
Virus Corona di Italia Terus Menyebar
Penelitian Vaksin Virus...
Penelitian Vaksin Virus Corona Makin Menjanjikan
Sempat Dirawat Intensif,...
Sempat Dirawat Intensif, 2 Pasien Positif Covid-19 Meninggal Dunia
5 Negara yang Telah...
5 Negara yang Telah Kasih Vaksin Virus Corona kepada Warganya
Berita Terkini
Bukan Sekadar Kuota,...
Bukan Sekadar Kuota, Rustini Dorong Perempuan Ambil Keputusan Strategis
Hari Anak Nasional,...
Hari Anak Nasional, 1.050 Anak Binaan Dapat Remisi
Prabowo Panggil Menteri-menteri...
Prabowo Panggil Menteri-menteri ke Istana Bahas Koperasi Desa Merah Putih
Eksepsi Dokter Tifa...
Eksepsi Dokter Tifa Diterima PN Jaktim, Roy Suryo: Harusnya Berlaku Juga Buat Kasus Saya
Eksepsi Dokter Tifa...
Eksepsi Dokter Tifa Dikabulkan, Hakim: JPU Tak Cermat Susun Dakwaan Kasus Ijazah Jokowi
Usai Mundur Jadi Pengacara...
Usai Mundur Jadi Pengacara Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Hotman Paris Kini Pakai Kursi Roda
Infografis
Waspada! 4 Makanan Ini...
Waspada! 4 Makanan Ini Bisa Picu Kesemutan di Tangan dan Kaki
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved