Pengamat Khawatir Terjadi Chaos jika Jakarta Di-Lockdown

Selasa, 17 Maret 2020 - 16:26 WIB
Pengamat Khawatir Terjadi...
Pengamat Khawatir Terjadi Chaos jika Jakarta Di-Lockdown
A A A
JAKARTA - Pengamat Kebijakan Publik Universitas Trisakti Trubus Rahadiansyah menilai, pernyataan Presiden Jokowi yang menyebut kebijakan lockdown hanya dilakukan oleh pemerintah pusat sudah tepat. Sebab, pada dasarnya lockdown menutup akses, sehingga dikhawatirkan merugikan masyarakat.

"Jadi masyarakat bawah, masyarakat berpenghasilan rendah yang nantinya klenger. Karena ini saja sejak Jumat, Sabtu, Minggu ini kan sudah sepi. Ini pedagang-pedagang kecil pada kasian," kata Trubus saat dihubungi wartawan, Selasa (17/3/2020).

Sebagai contoh, Trubus menyatakan, jika ASN dan PNS saja bekerja di rumah, banyak warung-warung makan dan kantin sepi pembeli. Menurut dia, kondisi yang dialami para pedagang ini terjadi pada saat belum di-lockdown, apalagi diterapkan kebijakan tersebut.

"Kalau di Jakarta terjadi lockdown, itu bisa terjadi chaos nanti dampaknya," ujar Trubus.

Ia mengatakan, jika nantinya kebijakan lockdown diterapkan pemerintah, masyarakat berpenghasilan rendah yang akan dirugikan. Mengingat di Jakarta saja, jurang antara yang kaya dan miskin begitu luas.

Ia menyebutkan, jika orang miskin mau makan harus berkeringat dulu cari penghasilan ke mana-mana. Itu pun jika ada. Jika ada, harganya mahal, uangnya tidak cukup, akhirnya ada kecemburuan sosial, dan dikhawatirkan munculnya chaos. (Baca juga: Pemerintah Disarankan Ambil Keputusan Lockdown dan Perbanyak Fasilitas Darurat ).

"Karena itu pemerintah pusat mengambil sikap lockdown adalah urusan pemerintah pusat. Meskipun di daerah sudah pada melakukan, Kaltim melakukan. Tapi itu jujur saja sebenarnya satu, karena ini kondisi force majeure, bukan persoalan kewenangan, tapi ini persoalan force majeure," pungkasnya.
(zik)
Berita Terkait
Waspada Mutasi N439K,...
Waspada Mutasi N439K, Varian Baru Virus Corona
Lewat Video Conference,...
Lewat Video Conference, Anies Minta RW Merdeka Covid-19 Terus Berinovasi
Waspada Virus Corona...
Waspada Virus Corona Varian Baru
Tekan Lonjakan Kasus...
Tekan Lonjakan Kasus Covid-19, Anies Pakai 3 Strategi Ini
Anies Ungkap Gambaran...
Anies Ungkap Gambaran Penderita COVID-19 di Jakarta
Anies Sebut Peningkatan...
Anies Sebut Peningkatan Kasus Covid-19 Tergantung Keberadaan Masyarakat
Berita Terkini
Dasco Sebut Satgas Mulai...
Dasco Sebut Satgas Mulai Gelar Rapat Antisipasi Gelombang PHK Pekan Depan
Hadiri Suroboyo 10K,...
Hadiri Suroboyo 10K, Wali Kota Agustina Siap Tampilkan Grand Finale Terbaik The Ultimate 10K Series 2026
Kapolri Respons Usulan...
Kapolri Respons Usulan Pigai soal Sipil Duduki Jabatan Utama Polri: Sudah Ada Ruang Resiprokal
Nahdlatul Ulama: Pesantren...
Nahdlatul Ulama: Pesantren dan Kedaulatan Masyarakat Sipil
Presiden KSPI: Said...
Presiden KSPI: Said Iqbal Akan Dilantik Jadi Penasihat Presiden Bidang Ketenagakerjaan
Berkas Sudah P21, Pakar:...
Berkas Sudah P21, Pakar: Tinggal Tunggu Penyidik Serahkan Roy Suryo dkk ke JPU
Infografis
Pasar di Jakarta Hasilkan...
Pasar di Jakarta Hasilkan 500 Ton Sampah Per Hari
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved