RSUP Persahabatan Bantah Tak Layani Pewarta Istana yang Mau Periksa Kesehatan

Senin, 16 Maret 2020 - 19:54 WIB
RSUP Persahabatan Bantah...
RSUP Persahabatan Bantah Tak Layani Pewarta Istana yang Mau Periksa Kesehatan
A A A
JAKARTA - Direktur Utama Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Persahabatan Jakarta Rita Rogayah membantah tidak melayani puluhan pewarta Istana yang ingin periksa kesehatan karena khawatir terinfeksi corona, Minggu 15 Maret 2020. Kata Rita, saat itu pihaknya melakukan rapat penting untuk membahas penanganan Covid-19 di RSUP Persahabatan yang menjadi rumah sakit rujukan.

"Hari Minggu 40 tenaga kesehatan kami di sini datang rapat khusus membuat rumah sakit ini bagaimana kita siap membantu rujukan- rujukan supaya tidak ada yang ditolak. Tapi kan enggak bisa cepat. Bagaimana pasien-pasien yang ada. Bagaimana mengatasi pasien di IGD. Jadi kami bukan melibatkan yang sehat, kami pikirkan yang sakit," ujar Rita di RSUP Persahabatan, saat memberikan penjelasan terkait pemberitaan wartawan Istana yang ditelantarkan, Senin (16/3/2020).

Dia menjelaskan, terkait pemeriksaan kesehatan sejumlah wartawan Istana yang pernah memiliki riwayat kontak dengan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi belum tentu terjangkit Covid-19. Sebab, kata dia, harus dibuktikan dengan masa inkubasi terlebih dahulu sekitar 14 hari.

Lebih lanjut dia menuturkan, jika ada wartawan yang pernah melakukan kontak dengan Menhub Budi Karya Sumadi, seharusnya perusahaan media dapat mengistirahatkan wartawan tersebut selama 14 hari untuk mengetahui apakah ada gejala atau tidak.

"Ini 14 hari kenapa disuruh di rumah, takutnya, dalam masa itu tiba-tiba kita mungkin menjadi gejala. Tapi sekarang ini kalau tidak ada gejala mau periksa, nggak akan ketahuan. Karena Bapak belum ada gejala," katanya. (Baca juga: Tak Kunjung Diperiksa, 30 Wartawan Istana Telantar di RSUP Persahabatan ).

Dia melanjutkan, jika pemeriksaan kesehatan dilakukan saat ini pun tidak akan efektif. Sebab, pihaknya tidak bisa mengeluarkan surat terkait seseorang bebas dari Covid-19.

"Jadi yang masalah ini adalah kantor. Coba periksa, minta surat keterangan. Itu kan nggak bisa kita lakukan, kami nggak berani bilang, oh Bapak ini bebas dari Covid-19, nggak berani, wong Bapak masih masa inkubasi."
(zik)
Berita Terkait
RSUP Persahabatan Persiapkan...
RSUP Persahabatan Persiapkan 200 Tempat Tidur Khusus Pasien Covid-19
RSUP Persahabatan Rawat...
RSUP Persahabatan Rawat Bayi Hasil Persalinan Pasien Positif Corona
Lagi, 78 Pasien Covid-19...
Lagi, 78 Pasien Covid-19 di RSUP Persahabatan Sembuh
Waspada Mutasi N439K,...
Waspada Mutasi N439K, Varian Baru Virus Corona
Waspada Virus Corona...
Waspada Virus Corona Varian Baru
Virus Corona di Italia...
Virus Corona di Italia Terus Menyebar
Berita Terkini
Presiden Prabowo: Selamat...
Presiden Prabowo: Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 H
Indonesia Tunjukkan...
Indonesia Tunjukkan Kerukunan Antaragama ke Presiden Jerman di Istiqlal dan Katedral
Gelombang I Berakhir,...
Gelombang I Berakhir, 245 Kloter Jemaah Haji Telah Diberangkatkan ke Tanah Air
Kolonel Inf Achmad Fikri...
Kolonel Inf Achmad Fikri Dalimunthe, Prajurit TNI Pertama yang Lulus National Defence College Yordania
Jamu Presiden Steinmeier,...
Jamu Presiden Steinmeier, Prabowo Sebut Jerman Jadi Inspirasi Inovasi Teknologi
Telusuri Aset Tersangka...
Telusuri Aset Tersangka Kasus Kuota Haji, KPK Periksa Pengelola Apartemen
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved