Anjurkan Orang Kaya Menikahi Orang Miskin, Pernyataan Menko PMK Dinilai Tak Etis

Jum'at, 21 Februari 2020 - 07:14 WIB
Anjurkan Orang Kaya...
Anjurkan Orang Kaya Menikahi Orang Miskin, Pernyataan Menko PMK Dinilai Tak Etis
A A A
JAKARTA - Pernyataan Menteri Koordinator (Menko) bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Muhadjir Effendy terkait anjuran agar orang kaya menikah dengan orang miskin sebagai upaya mengentas kemiskinan dinilai tidak tepat diucapkan seorang menko yang membidangi persoalan kemiskinan.

Wakil Ketua Komisi VIII DPR, Marwan Dasopang mengatakan pernyataan tersebut memang sudah diklarifikasi sebagai sebuah candaan atau joke. Namun, menurutnya, sebagai seorang menko, tidak etis Muhadjir Effendy melontarkan guyonan seperti itu.

”Muhadjir Effendy ini kan Menko PMK, dia enggak boleh guyonan seperti itu. Apalagi ini menyangkut strategi pembangunan kemanusiaan, menyangkut program, menyangkut strategi yang dilakukan oleh pemerintah,” ujarnya kepada SINDOnews, Kamis (20/2/2020). (Baca juga: Pemerintah Jokowi Kaji Pemberian KUR untuk Pengantin Baru )

Menurut politikus PKB ini, dalam Pasal 34 ayat (1) Undang-Undang Dasar 1945 disebutkan bahwa fakir miskin dan anak-anak terlantar dipelihara oleh negara, bukan berarti dengan cara menganjurkan orang kaya menikahi orang miskin. ”Pekerjaan pemerintah itu menjadikan mereka tidak miskin dengan melakukan pemberdayaan secara ekonomi, pemberdayaan secara intelektual. Jadi patut disayangkan, seorang pejabat apalagi Menteri Koordinator bidang PMK, membuat guyonan terhadap persoalan ini,” katanya.

Dikatakan Marwan Dasopang, pemerintah bersama dengan DPR sebenarnya sudah menyetujui penyelesaian orang-orang miskin dengan memberikan Program Keluarga Harapan (PKH) 10 juta keluarga, ditambah lagi 15 juta keluarga penerima Bantuan Non Tunai (BNT), Kartu Indonesia Sehat (KIS) dan Kartu Indonesia Pintar (KIP). “Itu kan bagian dari upaya-upaya pemerintah memegang amanat UUD. Apakah pemerintah sudah lelah? Apakah pemerintah sudah tidak ada jalan lagi sehingga muncul pernyataan seperti itu, ya patut disayangkan,” jelasnya.

Diakuinya, selama ini program pengentasan kemiskinan belum berjalan maksimal karena masih ada berbagai celah. Misalnya, salah sasaran dan kurang mengenali potensi.

“Kita sudah berada di lapangan dari 10 juta PKH itu ada yang bisa diselesaikan dengan bantuan permodalan 10 juta, selesai tahun depan. Mereka itu diberdayakan, jangan suruh kawin sama orang kaya. Saya khawatir begini kalau tak ada reaksi dari masyarakat, jangan-jangan ini dijadikan aturan atau anjuran dari Menko PMK. Ini agak kacau juga. Enggak bisa main-main,” tegasnya.

Pakar Komunikasi Politik Universitas Pelita Harapan (UPH) Jakarta, Emrus Sihombing mengatakan tidak elok seorang menko yang membawahi mengenai kesejahteraan masyarakat mengeluarkan guyonan seperti itu. Apalagi, soal jodoh adalah masalah cinta dan juga ketetapan Tuhan.

“Pandangan itu menurut saya ngawur. Kalau menteri lain yang bukan dalam bidangnya mengeluarkan pernyataan seperti itu dalam kontek bercanda mungkin enggak masalah, tapi kalau itu menyangkut bidangnya ini sama dengan tidak menghargai bidangnya,” katanya. (Baca juga: Tekan Kemiskinan, Pemerintah Ajak Orang Kaya Tak Pilih-pilih Cari Jodoh )

Emrus pun menyarankan agar Muhadjir Effendy sebagai Menko belajar lagi mengenai komunikasi publik. ”Meskipun sudah profesor di bidang tertentu, tetapi tidak ada salahnya beliau belajar tentang komunikasi di ruang publik, apa yang pantas disampaikan di ruang publik dan mana yang tidak pantas,” katanya.
(kri)
Berita Terkait
Jamin Keamanan Wilayah...
Jamin Keamanan Wilayah Pesisir Laut Arafura, Kemenko Marves Lakukan Ini
DPD RI-Kemenko PMK Bersinergi...
DPD RI-Kemenko PMK Bersinergi Tingkatkan Kualitas Pembangunan Manusia
Pesan Luhut, Seluruh...
Pesan Luhut, Seluruh Elemen Bangsa Harus Mencari Solusi Pandemi Covid-19
Luhut Paparkan Kondisi...
Luhut Paparkan Kondisi Ekonomi dan Iklim Investasi RI di Tengah Pandemi
Investor China Siap...
Investor China Siap Kucurkan Investasi USD8 Miliar ke Proyek Kilang di Batam
Teman Pengusaha Jangan...
Teman Pengusaha Jangan Ragu Hubungi Luhut Kalau Ada Masalah, Pasti Dibantu
Berita Terkini
Program Magang Nasional,...
Program Magang Nasional, Strategi Pemerintah Tekan Angka Pengangguran
Febrie Adriansyah Hadir...
Febrie Adriansyah Hadir Diperiksa Kejagung, Kehadirannya Tak Tertangkap Awak Media
Eksepsi/Perlawanan Dokter...
Eksepsi/Perlawanan Dokter Tifa Dikabulkan Hakim: Bagaimana Nasib Perkara Ijazah Jokowi?
Kejagung Pastikan Proses...
Kejagung Pastikan Proses Etik Febrie Adriansyah Tunggu Perkara Pidana Inkrah
Dari Mimbar ke Layar,...
Dari Mimbar ke Layar, Ketika Algoritma Jadi Guru Agama
BSKDN Kemendagri Perkuat...
BSKDN Kemendagri Perkuat Kolaborasi dengan Uncen Dorong Lahirkan Inovasi Daerah
Infografis
125 Juta Orang Dapat...
125 Juta Orang Dapat Binasa Akibat Perang Nuklir India-Pakistan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved