Debat Calon Ketum PAN Dipastikan Batal

Minggu, 09 Februari 2020 - 17:14 WIB
Debat Calon Ketum PAN...
Debat Calon Ketum PAN Dipastikan Batal
A A A
JAKARTA - Rencana debat publik calon Ketua Umum (Caketum) PAN periode 2020-2025 dipastikan batal. Pasalnya, hingga hari ini belum ada jadwal soal pelaksanaan debat tersebut dalam agenda Kongres V PAN tanggal 10-12 Februari di Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra).

"Kalau di dalam rundown acara baik acara seremoni maupun substansi yang menyangkut persidangan itu tidak diagendakan untuk debat itu. (Agenda) Pembahasan tatib, kemudian dilanjutkan dengan komisi-komisi, kemudian dilanjutkan dengan tatib pemilihan dan pemilihan. Bisa singkat dan cepat," kata Sekretaris Organizing Committee (OC/Panitia Pelaksana) Kongres V PAN Yahdil Abdi Harahap saat dihubungi SINDO Media, Minggu (9/2/2020).

Adapun opsi pemaparan visi misi di atas podium, menurut Yahdil, visi misi calon sudah dilakukan secara informal di depan para peserta sehingga rasanya Kongres nanti tidak melakukan lagi agenda itu secara formal. (Baca juga: Jelang Kongres PAN, Mulfachri Klaim Kantongi 355 Voters ).

"Toh, semua calon sudah melakukan sosialisasi dan konsolidasi kepada para peserta sehingga secara formal itu tidak dibutuhkan lagi. Artinya, para peserta sudah tahu apa yang akan menjadi rencana, program dan platform politik dari para calon saya kira para peserta sudah tahu," terangnya.

Namun demikian, lanjut Yahdil, bukan berarti opsi pemaparan visi misi caketum itu akan batal karena, semuanya akan bergantung pada pembahasan tata tertib (tatib). Khususnya, jika hal itu diinginkan oleh mayoritas peserta masuk ke dalam Tatib Pemilihan.

"Masih dinamis, tapi kalau itu tidak diperlukan toh para calon sudah menyampaikan secara informal pada saat pertemuan-pertemuan dengan para peserta," ujarnya.( Baca juga: Jelang Kongres PAN, Kubu Zulkifli Hasan Klaim Dukungan Voter Terus Bertambah ).

Muncul Opsi Pemaparan Visi Misi

Sementara itu, Sekretaris Steering Committee (SC/Panitia Pengarah) Kongres V PAN Saleh Partaonan Daulay menjelaskan bahwa pihaknya mencoba mengagendakan debat publik tersebut. Namun, karena sejumlah pertimbangan di antaranya, debat memerlukan setidaknya 3-4 jam dengan kondisi waktu yang tersedia tidak cukup, serta harus adanya panelis independen yang juga perlu waktu untuk menentukannya, makan kemungkinan debat sangat kecil.

"Nah itu tetap jadi opsi, tetapi opsi yang hampir disepakati itu akan melakukan penyampaian visi misi sebelum pemilihan. Minimal visi misi disampaikan," terang Saleh saat dihubungi.
(zik)
Berita Terkait
Deretan Gubernur dan...
Deretan Gubernur dan Menteri Hadiri Bimtek PAN di Bali
BM PAN Bersama Buruh...
BM PAN Bersama Buruh Dampingi Riyan Hidayat Ambil Formulir Caketum
PAN Gelar Kongres ke-VI...
PAN Gelar Kongres ke-VI di Jakarta, Ini Harapan BM PAN
Musda PAN Tak Digelar...
Musda PAN Tak Digelar Serentak, Tahap Pertama Hanya 16 Daerah
PAN Didesak Percepat...
PAN Didesak Percepat Proses PAW Hanafi Rais
Pengamat Nilai Komunikasi...
Pengamat Nilai Komunikasi PAN Kedepankan Politik Kerukunan Bangsa
Berita Terkini
Indonesia Tuan Rumah...
Indonesia Tuan Rumah Pertemuan CPOPC, Perkuat Kolaborasi Hadapi Tantangan Global
Replik, Kubu Roy Suryo...
Replik, Kubu Roy Suryo Tetap Minta Hakim Nyatakan Penangkapannya Tidak Sah
MUI Siapkan Naskah Akademik...
MUI Siapkan Naskah Akademik RUU Pidana LBGT, DPR Janji Tindak Lanjuti
Jelang Hari Bhayangkara,...
Jelang Hari Bhayangkara, Polri Gelar Doa Bersama Lintas Agama
OTT KPK di Kuansing...
OTT KPK di Kuansing Riau Diduga Terkait Suap Jual Beli Jabatan Sekda
Polisi Tetapkan 3 Mantan...
Polisi Tetapkan 3 Mantan Pejabat Pertamina Niaga dan Samin Tan Tersangka Jual Beli BBM
Infografis
Bedah Statistik 4 Calon...
Bedah Statistik 4 Calon Pelatih Timnas Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved