Presiden Minta Kemenristek Optimalkan Anggaran Riset Rp27,1 Triliun

Jum'at, 31 Januari 2020 - 06:39 WIB
Presiden Minta Kemenristek...
Presiden Minta Kemenristek Optimalkan Anggaran Riset Rp27,1 Triliun
A A A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta Kementerian Riset dan Teknologi (Kemenristek) atau Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) melakukan konsolidasi anggaran untuk melakukan penelitian dan pengembangan (litbang). Sebab anggaran yang dikucurkan sangat besar, yakni Rp27,1 triliun.

“Lakukan konsolidasi anggaran. Anggaran riset kita, litbang, kalau digabung total Rp27,1 triliun. Meskipun masih jauh dari yang kita inginkan, tapi ini dulu yang diselesaikan sehingga menghasilkan hilirisasi riset yang baik,” kata Jokowi saat pidato dalam Rakornas Ristek BRIN di Puspiptek, Serpong, Tangerang Selatan, kemarin.

Mantan gubernur DKI Jakarta itu tidak ingin riset berupa laporan semata dan berkasnya disimpan di lemari. Menurut dia, bila riset dikembangkan dan menghasilkan sesuatu, anggarannya bisa bertambah. “Begitu infrastruktur selesai, saya geser anggaran infrastruktur masuk ke sini. Kita harus mempersiapkan ini untuk masa depan bangsa,” ungkapnya.

Jokowi menyebut, anggaran litbang memang belum banyak dibandingkan dengan negara-negara maju. Tetapi, bila risetnya optimal dan fokus pada tema strategis, Jokowi yakin hasil riset akan berdampak pada kemajuan bangsa. “Urusan angka ini buat saya tidak sulit. Tapi saya pasti bertanya hasilnya apa,” ucapnya.

Menristek/BRIN Bambang Brodjonegoro menyampaikan, hasil riset dan pengembangan harus memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi. Di sisi lain, riset memiliki masalah lain yakni pendanaan litbang nasional ini masih rendah yakni 0,25% dari PDB. Dana litbang ini juga tersebar di beberapa kementerian dan lembaga sehingga potensi duplikasi dan inefisiensi riset bisa terjadi.

Dia juga menyebut masalah lain, yakni kapasitas adopsi iptek dan penciptaan inovasi Indonesia masih rendah. Dia menuturkan, dari skor Global Innovation Index Indonesia berada di peringkat 85 dari 129 negara. Selain itu jumlah SDM dibidang iptek juga masih terbatas, yakni 14,8% yang berkualifikasi doktor.

Mantan Kepala Bappenas ini menjelaskan, pada Rencana Induk Riset Nasional 2017-2045 riset yang digagas ialah riset seperti di bidang pembangkit tenaga nuklir skala industri, bahan bakar dari kelapa sawit, kendaraan listrik, termasuk baterai litium ion dan sistem pengisian baterai cepat, kereta cepat, pesawat amfibi, pesawat terbang tanpa awak, bahan baku obat dan juga pabrik garam industri.

Bambang mengatakan, pemerintah juga akan meningkatkan peran triplehelix, yakni sinergi, interaksi, dan kolaborasi antara dunia usaha, lembaga penelitian, dan perguruan tinggi serta pemerintah. “Kemenristek akan mendorong produk riset nasional dan memastikan setiap aktor riset dan inovasi memahami apa yang menjadi fokus dan apa yang harus dikerjakan,” katanya.

Presiden kelima yang juga Ketua Dewan Pengarah Badan Pengembangan Ideologi Pancasila (BPIP) Megawati Soekarnoputri meminta kepada Presiden Jokowi untuk lebih memercayai peneliti-peneliti Tanah Air. Pekerjaan-pekerjaan penelitian tidak langsung diberikan kepihak asing. “Saya ingin mengatakan jangan nantinya kita lebih dulu langsung melakukan kerjasama dengan teman-teman, sahabat-sahabat dari luar, kita gunakan dulu keseluruhannya dari anak negeri ini,” kata Megawati di lokasi yang sama.

Dia menceritakan, saat menjadi wakil presiden RI pada 2000, dia sempat diberi tahu bahwa Indonesia harus menjadi tuan rumah olimpiade sains. Ternyata, banyak anak-anak Indonesia yang memiliki prestasi, baik individu maupun kolektif.
(ysw)
Berita Terkait
Pemerintah Perlu Benahi...
Pemerintah Perlu Benahi Ekosistem Pe­ne­litian di Dalam Negeri
Independensi dan Kolaborasi...
Independensi dan Kolaborasi Kunci Iklim Riset yang Kondusif
Megawati Minta Peneliti...
Megawati Minta Peneliti BRIN Bekerja Keras dan Tak Banyak Mengeluh
Kemenristek/BRIN Dorong...
Kemenristek/BRIN Dorong Kepala Daerah Supaya Lebih Inovatif
Wakil Kepala BRIN Amarulla...
Wakil Kepala BRIN Amarulla Octavian Kukuhkan 4 Profesor Riset
Dukung Hilirisasi Riset,...
Dukung Hilirisasi Riset, Yarsi dan BRIN Jalin Kerja Sama
Berita Terkini
Benny Harman Demokrat...
Benny Harman Demokrat Minta DPR Pakai Hak Angket untuk Selesaikan Ketegangan Polri vs Kejagung
Kapolri Tak Hadir di...
Kapolri Tak Hadir di Rapat Satgas PKH, Jubir: Semua Unsur Tetap Terwakili
Istana Belum Terima...
Istana Belum Terima Usulan Jaksa Agung soal Jampidsus Baru Pengganti Febrie Adriansyah
Mensesneg Sebut Pengunduran...
Mensesneg Sebut Pengunduran Diri Febrie Adriansyah dari Jampidsus Tidak Pakai Keppres
Febrie Adriansyah Jadi...
Febrie Adriansyah Jadi Tersangka Korupsi, Nasibnya di Satgas PKH Belum Jelas
Ini Alasan KPK Belum...
Ini Alasan KPK Belum Ambil Alih Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
Infografis
37 Pesawat AS Hancur...
37 Pesawat AS Hancur dan Rusak dalam Perang Iran, Kerugian Rp28 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved