Bertemu Isran Noor, Dubes Norwegia Bahas Isu Perubahan Iklim di IKN

Sabtu, 25 Januari 2020 - 17:17 WIB
Bertemu Isran Noor,...
Bertemu Isran Noor, Dubes Norwegia Bahas Isu Perubahan Iklim di IKN
A A A
KUTAI KERTANEGARA - Perhatian Pemerintah Kerajaan Norwegia atas isu perubahan iklim di Indonesia ditindaklanjuti dengan kunjungan Duta Besar (Dubes) Norwegia Vegard Kaale ke Kalimantan Timur (Kaltim).

Vegard bertemua dengan Gubernur Kaltim Isran Noor dan sejumlah pejabat dan tokoh di kaltim dalam rangka menyambut baik upaya pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) baru yang hijau dan ramah lingkungan.

(Baca juga: Jokowi Ungkap Sejumlah Persiapan Pemerintah Atasi Virus Corona)

Dalam kunjungannya, Kaale didampingi oleh delegasi Parlemen Norwegia Bidang Luar Negeri dan Pertahanan. Tema utama kunjungan kali ini adalah upaya Kaltim dan kawasan IKN mengedepankan pengurangan emisi karbon dengan menekan laju deforestasi.

"Kedatangan kami sebagai upaya perkenalan sekaligus menyampaikan informasi kemitraan di bidang perubahan iklim yang sangat kuat dengan Pemerintah Indonesia terutama di Kalimantan Timur," kata Kaale saat mengunjungi Pusat Rehabilitasi Orangutan Samboja Lestari, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur (Kaltim), Jumat (24/1/2020).

(Baca juga: Peluang Kepala Daerah Maju di Pilpres 2024 Tergantung Elite Kunci Parpol)

Perhatian Pemerintah Kerajaan Norwegia ke Kaltim, selain karena ditunjuk sebagai IKN baru, juga karena pemerintah daerah di Kaltim saat ini sudah menunjukkan kemajuan yang cukup signifikan, baik dari penurunan laju deforestasi maupun penurunan emisi CO2.

"Dan ini disebutnya merupakan sinyal yang baik terhadap kemajuan yang telah dicapai di kawasan ibukota negara," ucap Kaale.

Dia pun mendukung rencana pembangunan ibu kota negara yang lebih hijau dan berkelanjutan atau lestari. Sebab, nantinya ibukota negara yang baru akan menjadi rumah bagi banyak warga asing, diplomat, maupun ekspatriat.

"Ibu kota negara baru nantinya bisa lebih hijau, lestari, lebih sehat, dan lebih ramah bagi siapa saja yang tinggal nantinya," ujar Kaale.

Jika dalam pembangunan ibu kota baru bisa menekan laju deforestasi, bukan tak mungkin Pemerintah Norwegia kembali akan melakukan pembayaran karena keberhasilan tersebut. Pembayaran akan masuk dalam kerja sama perubahan iklim yang sudah disepakati sejak 10 tahun lalu.

Di kaltim, Pemerintah Norwegia sudah lama menjalin kerja sama dengan masyarakat lokal terkait perubahan iklim. Melalui lembaga The Nature Conservancy (TNC), Norwegia terlibat aktif dalam pengelolaan Desa Hijau dan Kampung Iklim di sejumlah desa di Kabupaten Berau.

"Kontribusi kami secara umum adalah kerja sama di bidang perubahan iklim dengan mengurangi laju deforestasi dan penyelamatan satwa," pungkasnya.
(maf)
Berita Terkait
Kris Tjantra : Perpindahan...
Kris Tjantra : Perpindahan IKN Percepat Pembangunan di Luar Jawa
Cuaca Ibu Kota Hari...
Cuaca Ibu Kota Hari Ini Diprediksi Berawan dan Hujan Ringan
Ramadhan ke-19, Cuaca...
Ramadhan ke-19, Cuaca Ibu Kota Jakarta Diprakirakan Cerah Berawan
Hari Ini Cuaca Ibu Kota...
Hari Ini Cuaca Ibu Kota Diprediksi Cerah
Prakiraan Cuaca Ibu...
Prakiraan Cuaca Ibu Kota Hari Ini, Jakarta Cerah Berawan
Siang Ini, BMKG Prakirakan...
Siang Ini, BMKG Prakirakan Kawasan Ibu Kota Diguyur Hujan Disertai Petir
Berita Terkini
Hari Ini Sidang Perdana...
Hari Ini Sidang Perdana Dokter Tifa, Area PN Jaktim Disekat Ketat
ASEAN Diminta Jaga Sentralitas...
ASEAN Diminta Jaga Sentralitas di Tengah Tarik-Menarik Kepentingan Laut China Selatan
Lelang Jabatan Sekda,...
Lelang Jabatan Sekda, Bupati Kuansing Minta Mobil Land Cruiser
Fuad Hasan Mangkir dari...
Fuad Hasan Mangkir dari Panggilan Penyidik, KPK: Sedang di Luar Negeri
Wali Kota Agustina Dorong...
Wali Kota Agustina Dorong Gerakan Nasional Penyelamatan Heritage Kota Maritim
HUT ke-118, Ikatan Notaris...
HUT ke-118, Ikatan Notaris Indonesia Dorong Penegakan Etik dan Adaptasi Digital
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved