PAN Ajak Waspadai Penumpang Gelap Omnibus Law

Rabu, 22 Januari 2020 - 16:32 WIB
PAN Ajak Waspadai Penumpang...
PAN Ajak Waspadai Penumpang Gelap Omnibus Law
A A A
JAKARTA - Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Zainuddin Maliki mengajak untuk mewaspadai kemungkinan munculnya penumpang gelap dalam draf Rancangan Undang-Undang (RUU) Omnibus Law. Adapun penumpang gelap yang dimaksudnya adalah para pemburu rente atau pelaku pasar yang bermoral hazard.

"Kami mengajak untuk mewaspadai kemungkinan munculnya penumpang gelap Omnibus Law dalam hal ini adalah para pemburu rente atau pelaku pasar yang bermoral hazard," ujar Zainuddin dalam interupsinya di rapat paripurna ke-8 DPR RI Masa Persidangan II tahun sidang 2019-2020, Senayan, Jakarta, Rabu (22/1/2020). (Baca juga: PKS Tolak RUU Cipta Lapangan Kerja jika Cabut Kewajiban Sertifikasi Halal)

Legislator asal Dapil Jawa Timur X ini mengatakan, para pemburu rente hanya memikirkan keuntungan. Dia mengatakan, para pemburu rente membuat kaum petani, nelayan dan buruh semakin lemah dan tersesat.

Selain itu, kata dia, para pemburu rente tidak peduli akan rusaknya lingkungan. "Bahkan tak peduli sistem rusak, termasuk sistem politik, termasuk peraturan dan undang-undangnya," ucapnya. (Baca juga: MUI Mengingatkan Agar Omnibus Law Harus Sejalan dengan Konstitusi )

Adapun ajakan itu tidak hanya kepada pemerintah, namun juga anggota DPR lainnya. "Kalau kita ingin menghasilkan Omnibus Law yang memajukan kesejahteraan umum dan tidak menyengsarakan rakyat," pungkasnya.
(kri)
Berita Terkait
Deretan Gubernur dan...
Deretan Gubernur dan Menteri Hadiri Bimtek PAN di Bali
Bentuk Tim Bersama,...
Bentuk Tim Bersama, Masukan Serikat Buruh Jadi Catatan Penting RUU Ciptaker
BM PAN Bersama Buruh...
BM PAN Bersama Buruh Dampingi Riyan Hidayat Ambil Formulir Caketum
PAN Gelar Kongres ke-VI...
PAN Gelar Kongres ke-VI di Jakarta, Ini Harapan BM PAN
Waketum PAN Minta Fraksi...
Waketum PAN Minta Fraksi PAN Tak Ikut Bahas RUU Cipta Kerja
Musda PAN Tak Digelar...
Musda PAN Tak Digelar Serentak, Tahap Pertama Hanya 16 Daerah
Berita Terkini
Soroti Dugaan Suap BEM...
Soroti Dugaan Suap BEM UBK, Didi Mahardhika Minta Gerakan Mahasiswa Jaga Integritas
Pakar Hukum Sebut Kasus...
Pakar Hukum Sebut Kasus Roy Suryo Tidak Memenuhi Syarat Deponering
Kapolri Lantik Kakorlantas...
Kapolri Lantik Kakorlantas Baru dan 6 Kapolda, Ini Daftarnya
Kemlu: Dubes RI untuk...
Kemlu: Dubes RI untuk Iran Hadiri Pemakaman Ali Khamenei
Bambang Saputra: Musyawarah...
Bambang Saputra: Musyawarah Harus Jadi Dasar Pembentukan UU
KPK: Kenaikan Gaji Kepala...
KPK: Kenaikan Gaji Kepala Daerah Tak Menjamin Bakal Bebas Korupsi
Infografis
Waspadai Pandemi Baru,...
Waspadai Pandemi Baru, WHO Minta China Jelaskan Wabah Pernafasan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved