Lemkapi Apresiasi Sikap Tegas Kapolri Minta Anak Buah Hindari Hidup Mewah

Rabu, 15 Januari 2020 - 23:35 WIB
Lemkapi Apresiasi Sikap...
Lemkapi Apresiasi Sikap Tegas Kapolri Minta Anak Buah Hindari Hidup Mewah
A A A
JAKARTA - Kapolri Jenderal Idham Azis meminta anak buahnya menghindari hidup mewah dan mentauladani kesederhanaan Ibu Negara Iriana Jokowi yang selalu tampil sederhana dan bersahaja. Sikap Kapolri inipun banyak diapresiasi publik.

Saat memberikan pengarahan di Polda Sulawesi Barat, Kapolri menyoroti bagaimana gaya hidup adanya oknum perwira Polri yang berlebihan. Bahkan lebih menyolok apabila dibandingkan dengan kehadiran Ibu Iriana Jokowi saat berada di bandara.

Idham menjelaskan, Ibu Negara saat mau pulang kampung saja terlihat sedehana dan merakyat, menunggu di ruang tunggu bandara saat akan pulang ke Solo dan cuma dikawal dua Paspamres. Untuk itu, dia ingin Polri dan keluarganya hidup sederhana dan dan bisa mentauladani Ibu Negara.

Direktur Eksekutif Lembaga Kajian Strategis Kepolisian Indonesia (Lemkapi), Dr Edi Hasibuan menilai penjelasan Kapolri itu merupakan perintah tegas yang ditujukan kepada seluruh jajaran Polri. Idham meminta semua anggota Polri hidup sederhana, menghindari gaya hidup mewah dan berlebihan, serta minta semua anggota Polri selalu rendah hati. Karena polisi adalah pelayan, pengayom dan pelindung masyarakat.

"Kami menilai Kapolri ingin memberikan keteladanan kepada anggotanya dan berupaya keras melakukan reformasi di tubuh Polri. Tentu saja sikap Kapolri ini banyak diapresiasi masyarakat. Semoga di bawah kepemimpinan Idham Azis, Polri semakin humanis dan semakin dipercaya masyarakat," ujar Edi Hasibuan, Rabu (15/1/2020).

Kapolri sendiri mengaku tidak suka diperlakukan istimewa dan berlebihan oleh anak buahnya. Kapolri hanya minta seluruh jajaran meningkatkan kinerja dalam memberikan keamanan dan kenyamanan kepada masyarakat. Karena polisi adalah pelayan masyarakat dan bukan untuk dilayani.

"Kami menilai, komitmen Kapolri ini adalah bagian dari program prioritas Kapolri dalam penataan kelembagaan untuk penguatan promoter," kata Pakar Hukum Kepolisian Universitas Bhayangkara Jakarta ini.
(kri)
Berita Terkait
Deretan Pedoman Polri...
Deretan Pedoman Polri dalam Menjamin Profesionalitas dan Netralitas di Pemilu 2024
Timses Pramono-Rano...
Timses Pramono-Rano Apresiasi Profesionalitas TNI-Polri di Pilkada Jakarta
PPP Sebut Revisi UU...
PPP Sebut Revisi UU ITE Bisa Jadi Bagian dari Profesionalitas Polri
Pemeriksaan Kesehatan...
Pemeriksaan Kesehatan Gratis dalam Rangka HUT ke-79 Polri saat CFD Jakarta
Seleksi Penerimaan Anggota...
Seleksi Penerimaan Anggota Polri di Pontianak
Rapat Perdana Komisi...
Rapat Perdana Komisi Percepatan Reformasi Polri
Berita Terkini
Indonesia Tunjukkan...
Indonesia Tunjukkan Kerukunan Antaragama ke Presiden Jerman di Istiqlal dan Katedral
Gelombang I Berakhir,...
Gelombang I Berakhir, 245 Kloter Jemaah Haji Telah Diberangkatkan ke Tanah Air
Kolonel Inf Achmad Fikri...
Kolonel Inf Achmad Fikri Dalimunthe, Prajurit TNI Pertama yang Lulus National Defence College Yordania
Jamu Presiden Steinmeier,...
Jamu Presiden Steinmeier, Prabowo Sebut Jerman Jadi Inspirasi Inovasi Teknologi
Telusuri Aset Tersangka...
Telusuri Aset Tersangka Kasus Kuota Haji, KPK Periksa Pengelola Apartemen
Tahun Baru Islam, Menag:...
Tahun Baru Islam, Menag: Momentum Pentingnya Dialog dan Merangkul Perbedaan
Infografis
Gaya Hidup Mewah Rafael...
Gaya Hidup Mewah Rafael Nadal, Miliki Jet Pribadi-Kapal Pesiar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved