DPR Ingin Asesmen UN Petakan Kemampuan Siswa Secara Natural

Minggu, 22 Desember 2019 - 16:01 WIB
DPR Ingin Asesmen UN...
DPR Ingin Asesmen UN Petakan Kemampuan Siswa Secara Natural
A A A
JAKARTA - Menteri Pendidikan, Kebudayaan dan Pendidikan Tinggi (Mendikbud Dikti) Nadiem Makarim memutuskan untuk mengubah sistem Ujian Nasional (UN) dengan metode penilaian asesmen kompetensi minimum dan survei karakter, banyak hal yang menjadi sorotan. Di antaranya, perbedaan asesmen dengan ujian nasional, apa saja yang harus dipersiapkan, serta tanggapan dan rekomendasi atas kebijakan tersebut.

Wakil Ketua Komisi X DPR Hetifah Sjaifudian berpandangan asesmen tetap perlu untuk menilai sistem pendidikan siswa. Asesmen ini juga sebagai bentuk tanggung jawab kepada masyarakat. “Ini sebagai pertanggung jawaban terhadap masyarakat. Anggaran pendidikan sangat besar, setiap Rupiah harus ada akuntabilitasnya,” kata Hetifah dalam siaran pers yang diterima SINDOnews di Jakarta, Minggu (22/12/2019).
(Baca juga: DPR Minta Mendikbud Serahkan Grand Desain Penghapusan UN)

Namun demikian, Hetifah berpesan paradigmanya harus diubah. Menurutnya, ujian bukan lagi sebagai ajang kompetisi antar-siswa, dan harus terjadi secara natural. “Tidak perlu lagi ada drill-drill menjelang UN, hingga mengorbankan kegiatan lain seperti hobi atau ekskul. Jika begitu, hasil yang sebenarnya tidak terpetakan,” tambahnya. (Baca juga: Mendikbud Diminta Jelaskan Soal Asesmen Kompetensi Pengganti UN)

Politikus Partai Golkar ini menambahkan, peningkatan kompetensi guru juga harus menjadi prioritas. “Pemerintah harus memberi pembinaan yang intensif. NGO dan komunitas juga dapat membantu dalam peningkatan kapasitas guru,” tandasnya.
(cip)
Berita Terkait
Kemendikbud Diminta...
Kemendikbud Diminta Petakan Kebutuhan Sekolah
Catatan Kritis DPR Terkait...
Catatan Kritis DPR Terkait Kerja Sama Kemendikbud dan Netflix
Soal Ujian Berbau Politis,...
Soal Ujian Berbau Politis, DPR Minta Mendikbud Tindak Tegas Disdik DKI
Daftar Lengkap 580 Anggota...
Daftar Lengkap 580 Anggota DPR yang Dilantik Hari Ini
SDI Sebut Sangat Berlebihan...
SDI Sebut Sangat Berlebihan Kinerja DPR RI Sekarang Dianggap Terburuk di Era Reformasi
Dua Fraksi DPR Enggan...
Dua Fraksi DPR Enggan Laporkan Kasus Corona Anggotanya
Berita Terkini
Tepis Ada Pembagian...
Tepis Ada Pembagian Keuntungan Program MBG ke Presiden, Kepala BGN: Hoaks
PP Himmah: Waspada Aksi...
PP Himmah: Waspada Aksi Reformasi Jilid II Dimanfaatkan Hambat Program Pemerintah
Kejagung: Sony Sanjaya...
Kejagung: Sony Sanjaya Tak Bisa Jadi Justice Collaborator Jika Menjadi Pelaku Utama
Forum ILC Jenewa, Delegasi...
Forum ILC Jenewa, Delegasi Indonesia Dorong Payung Hukum Global bagi Pekerja Digital
Suvenir Kapal Perang...
Suvenir Kapal Perang Mikasa dari Menhan Jepang untuk Presiden Prabowo
Kasus Sertifikasi K3,...
Kasus Sertifikasi K3, KPK Telusuri Aliran Uang ke Pihak Kemnaker
Infografis
Bina Siswa Nakal di...
Bina Siswa Nakal di Barak Militer, Maarif Institut: Berpotensi Merusak Sistem Pendidikan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved