Daftar Koran Berbahasa Indonesia Tertua di Tanah Air

Sabtu, 21 Desember 2019 - 07:24 WIB
Daftar Koran Berbahasa...
Daftar Koran Berbahasa Indonesia Tertua di Tanah Air
A A A
SURAT kabar (koran) di Indonesia memiliki sejarahnya sendiri. Misalnya pada zaman kolonial Belanda, Koran dijadikan alat perjuangan. Mengobarkan semangat nasionalisme dan merongrong kewibawaan Belanda. Berikut daftar koran berbahasa indonesia tertua di Indonesia.

1. Warta Berita (1901)

Daftar Koran Berbahasa Indonesia Tertua di Tanah Air


Pada 1901, Datuk Sutan Marajo bersama adiknya bernama Baharudin Sutan Rajo nan Gadang di Padang Sumatera Barat menerbitkan dan memimpin sendiri sebuah surat kabar yang diberinya nama Warta Berita. Sebuah surat kabar pertama di Indonesia berbahasa Indonesia (bahasa Melayu dengan huruf Latin) yang dimiliki dan redakturnya orang Indonesia.

2. Kedaulatan Rakyat (1945)

Daftar Koran Berbahasa Indonesia Tertua di Tanah Air


Suara Merdeka adalah surat kabar harian pagi yang terbit di Kota Semarang, Jawa Tengah. Harian ini memiliki sirkulasi terbatas pada area Jawa Tengah. Di kota Surakarta, terbit edisi Suara Solo, dengan porsi berita eks-karesidenan Solo yang lebih banyak. Sementara itu, di kota Tegal, terbit edisi Suara Pantura dengan porsi berita kawasan Pantura (Brebes, Tegal, Pemalang, Pekalongan, dan Batang) yang lebih banyak.

7. Suara Pembaruan (1961)
Suara Pembaruan pertama kali terbit pada 27 April 1961 dengan nama Sinar Harapan yang dikelola oleh PT. Sinar Kasih. Pada tahun 1986, dunia surat kabar Indonesia terguncang, ketika harian umum ini dicabut izin terbitnya nya oleh pemerintah Orde Baru.
Bataviasche Nouvelles, Koran Pertama yang Terbit di Indonesia:
1. Koran pertama yang terbit di Indonesia yakni pada zaman VOC sekitar tahun 1745.
2. Isi surat kabar pertama tersebut hanya memuat aneka berita tentang kapal dagang VOC, mutasi pejabat, berita pernikahan, kelahiran dan kematian. Pembacanya pun masih terbatas warga Belanda sendiri.
3. Judul dari surat kabar tersebut adalah Bataviasche Nouvelles.
4. Koran ini diterbitkan seminggu sekali sebanyak 4 halaman yang semua isinya beritanya ditulis tangan.
5. Koran ini kemudian berkembang pesat dan berubah menjadi koran yang berisi kritik terhadap perbudakan di Batavia dan perilaku penguasa VOC
6. Tepat pada 20 Juni 1746, koran pertama ini pun menjadi yang pertama kali dibredel
(poe)
Berita Terkait
Twitter Beri Tambahan...
Twitter Beri Tambahan Deskripsi Trending Topic
10 Acara Paling Banyak...
10 Acara Paling Banyak Ditonton dalam Sejarah Televisi
Eksistensi Menjanjikan...
Eksistensi Menjanjikan Surat Kabar Dunia
OIKN dan DPR Bahas Rekonstruksi...
OIKN dan DPR Bahas Rekonstruksi Anggaran dalam RDP, Tekankan Efisiensi Belanja 2025
15 CEO Media Online...
15 CEO Media Online Paling Berpengaruh di Dunia, Cek Nama-namanya
Media Massa Harus Pikirkan...
Media Massa Harus Pikirkan Efek Pemberitaan
Berita Terkini
Megawati Tegaskan Prabowo...
Megawati Tegaskan Prabowo Bukan Musuh: Itu Teman Saya
BGN Evaluasi Insentif...
BGN Evaluasi Insentif SPPG Rp6 Juta per Hari
Istana Wapres Sebut...
Istana Wapres Sebut Tidak Ada Kesepakatan soal Tenggat Waktu Realisasikan Tuntutan Mahasiswa
Prabowo Terima Telepon...
Prabowo Terima Telepon Mahmoud Abbas, Tegaskan Indonesia Berdiri Bersama Palestina
BGN Pastikan Anggaran...
BGN Pastikan Anggaran MBG Dikurangi, Ini Alasannya
Temui Gibran, Mahasiswa...
Temui Gibran, Mahasiswa Beri Tenggat Waktu 5 Hari ke Pemerintah untuk Realisasikan Tuntutan
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved