Prabowo Jajaki Pengerahan Bersama Pasukan Penjaga Perdamaian PBB RI-Australia

Jum'at, 06 Desember 2019 - 14:45 WIB
Prabowo Jajaki Pengerahan Bersama Pasukan Penjaga Perdamaian PBB RI-Australia
Prabowo Jajaki Pengerahan Bersama Pasukan Penjaga Perdamaian PBB RI-Australia
A A A
NUSA DUA - Menteri Pertahanan (Menhan), Prabowo Subianto menuturkan dalam pertemuan 2+2 dengan Australia di Bali menjajaki kemungkinan pengerahan bersama pasukan perdamaian PBB. Pertemuan 2+2 adalah pertemuan yang melibatkan Menteri Pertahanan dan Menteri Luar Negeri kedua negara.

Prabowo, berbicara usai pertemuan tersebut menuturkan ini akan menjadi yang pertama adanya dua negara yang melakukan pengerahan bersama pasukan penjaga perdamaian PBB.

"Kami membahas kemugkinan pertama kali co-deployment dalam operasi penjaga perdamaian untuk PBB. Jadi ini sesuatu yang baru yang akan kita rintis, mudah-mudahan kita akan mencapai hal itu," ujarnya di Nusa Dua, Bali, Jumat (6/12/2019).

Ketika diminta menjelaskan maksud dari pengerahan bersama ini, Prabowo mencontohkan jika Indonesia mengerahkan tentara maka Australia akan mendukung dengan mengerahkan pesawat atau helikopter.

"Jadi mungkin pasukan dari kita, pesawat dari mereka, atau helikopter," ucapnya dan ketika disinggung mengenai kemungkinan lokasi pengerahan pasukan, Prabowo menuturkan di lokas-lokasi pasukan Indonesia biasa di tempatnya seperti Afrika.

Pembahasan mengenai pengerahan bersama pasukan perdamaian PBB diamini oleh Menteri Pertahanan Australia, Linda Reynold. Dia menuturkan, bersama dengan para Menteri Luar Negeri, mereka setuju untuk memperdalam kerja sama di area penjaga perdamaian, bantuan kemanusiaan dan penanggulangan bencana dan keamanan maritim.



"Paling terpenting, kami setuju untuk merencanakan bagi Australia dan Indonesia untuk pengerahan bersama pasukan penjaga perdamaian PBB. Ini adalah bab baru yang sangat menarik dari hubungan pertahanan kami," katanya.
(kri)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
berita/ rendering in 0.1343 seconds (10.101#12.26)