Jokowi Tegaskan Tak Ada Intervensi Istana di Munas Golkar

Selasa, 03 Desember 2019 - 21:15 WIB
Jokowi Tegaskan Tak...
Jokowi Tegaskan Tak Ada Intervensi Istana di Munas Golkar
A A A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan, tidak ada intervensi dari Istana terhadap pelaksanaan Musyawarah Nasional (Munas) X Partai Golkar.

"Kemarin ada yang menyampaikan Istana intervensi. Tidak ada. Saya berikan jaminan tidak ada. Kalau ada yang menyampaikan Pak Mensesneg panggil DPD, saya berikan jaminan tidak ada. Betul-betul tidak ada. DPD mana yang dikumpulkan? Coba ada DPD yang dikumpulkan Pak Mensesneg, silakan maju saya beri sepeda," kata Jokowi saat membuka Munas X Golkar di Hotel Ritz Carlton, Jakarta, Selasa (3/12/2019) malam.

(Baca juga: Buka Munas Golkar, Airlangga: Terima Kasih Mas Bambang Soesatyo)

Jokowi mengatakan, jikapun ada menteri yang memanggil DPD Golkar maka hal itu bukan dilakukan oleh Mensesneg, tapi oleh para menteri yang merupakan kader Golkar sendiri. Misalnya oleh Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita atau Menpora Zainuddin Amali.

"Atau Pak Luhut (Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan) ya wajar. Ini kan memang kader-kader Golkar semua," tuturnya.

Jokowi pun mengapresiasi pelaksanaan Munas Golkar yang berlangsung sejuk. "Saya tadi masuk (ke arena Munas) hawanya sejuk. Saya yakin AC dimatikan pun hawanya tetap sejuk," kata Jokowi disambut tepuk tangan para peserta munas.

"Saya ingin menyampaikan penghargaan, apresiaai yang tinggi terhadap kesejukan tadi, tapi jangan ada yang berprasangka tidak baik (intervensi Istana)," ucapnya.

Jokowi mengaku senang, karena Munas X Golkar menunjukkan adanya persaudaraan yang baik di antara para kader partai pohon beringin. "Saya sekali lagi ingin mengajak kita semuanya memberikan tepuk tangan kita untuk Bapak Bambang Soesatyo," kata Jokowi yang lagi-lagi disambut applause para peserta Munas.

"Kalau Bapak Bambang Soesatyo jangan diberi sepeda. Beliau ini pemilik (mobil) Tesla pertama," kelakar Jokowi.

Diketahui, Bamsoet akhirnya menyatakan mundur dari bursa calon ketua umum Golkar, sesaat sebelum pembukaan Munas. Jokowi mengatakan, jika kondisi di internal Golkar panas maka perpolitikan nasional juga ikut panas.

"Sebetulnya juga enggak apa-apa dalam kita berdemokrasi. Tapi kalau ada jalan kerukunan, kenapa kita tempuh yang panas. Yang saya takutkan kalau Golkar pecah, jadi partai baru lagi. Itu kekhawatiran saya. Golkar adalah partai besar yang menjadi aset besar Indonesia, mari kita jaga bersama-sama," papar mantan gubernur DKI Jakarta dan wali kota Solo ini.

"Kalau Golkar goyang, perpolitikan nasional ikut goyang. Gokar panas perpolitikan nasional ikut panas. Golkar dingin perpolitikan nasional pun ikut dingin," tambahnya.

Jokowi menyebutkan, di sejumlah negara lain seperti Hong Kong yang mulanya sangat stabil, tapi karena ada sedikit masalah akhirnya memanas dan terjadi demonstrasi berkepanjangan hingga lima bulan. Hal tersebut yang dikhawatirkan bisa mengganggu stabilitas ekonomi negara.

Menurutnya, jika stabilitas politik goyang sedikit saja maka akan berdampak negatif pada iklim investasi. "Investasi itu akhirnya kemana? Membuka lapangan kerja yang seluas-luasnya bagi anak-anak muda kita. Makanya saya sangat menghargai, mengapresiai cara-cara berdemokrasi Partai Golkar dalam Munas ke X ini," tuturnya.
(maf)
Berita Terkait
Penutupan Munas XI Golkar,...
Penutupan Munas XI Golkar, Jokowi: Saya Kalau Melihat Pohon Beringin Bawaannya Adem
Jokowi Kenakan Kemeja...
Jokowi Kenakan Kemeja Kuning Hadiri Munas XI Golkar, Sinyal Jadi Ketua Dewan Pembina?
Presiden Jokowi Hadir...
Presiden Jokowi Hadir di Penutupan Munas XI Partai Golkar
Bahlil Terang-terangan...
Bahlil Terang-terangan Tawari Jokowi Masuk Golkar: Sini Pak, Kami Naungi
Soal Peluang Jokowi...
Soal Peluang Jokowi Jadi Dewan Pembina Golkar, Bahlil: Tunggu Tanggal Mainnya
Siapa Sosok Raja Jawa...
Siapa Sosok Raja Jawa yang Disebut Ngeri-ngeri Sedap oleh Bahlil Lahadalia?
Berita Terkini
Kasus Mega Korupsi BGN...
Kasus Mega Korupsi BGN dan Kitas-Kitap
Luhut: Bansos ke Depan...
Luhut: Bansos ke Depan Tak Lagi Barang, Diberi Cash Transfer Rp5,4 Juta per Orang
Konstruksi Perkara Suap...
Konstruksi Perkara Suap Bupati Muara Enim, KPK: Ada Uang Rp500 Juta untuk Jaga Hubungan Baik
RDP di Komisi II, Dirjen...
RDP di Komisi II, Dirjen Bina Adwil Kemendagri Ungkap 5 Kunci Penataan Lahan Pasuruan
Polemik Voters Munas...
Polemik Voters Munas HIPMI Mengemuka: BPD DOB Pertanyakan Dasar Pengurangan Hak Suara
Geledah Kantor Wika,...
Geledah Kantor Wika, Kortas Tipikor Polri Sita Dokumen hingga Barbuk Elektronik
Infografis
10 Universitas Paling...
10 Universitas Paling Diminati di SNBT 2026, UI Paling Favorit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved