Kubu Airlangga Minta Pihak Bamsoet Tak Bikin Munas Golkar Tandingan
Kamis, 28 November 2019 - 08:20 WIB
Kubu Airlangga Minta Pihak Bamsoet Tak Bikin Munas Golkar Tandingan
A
A
A
JAKARTA - Kubu Airlangga Hartarto meminta kubu Bambang Soesatyo (Bamsoet) mengurungkan niat untuk menggelar musyawarah nasional (Munas) Partai Golkar tandingan.
Pasalnya, Munas tandingan dianggap tak memiliki manfaat untuk Partai Golkar. Bamsoet pun disarankan untuk mengikuti kontestasi di Munas 3-6 Desember 2019, Hotel Ritz-Carlton, Mega Kuningan, Jakarta Selatan.
"Sudah tidak usah munas tandingan, karena hanya menghabiskan energi dan tidak bermanfaat juga untuk partai keseluruhan. Sebaiknya kalau mau berkontestasi di forum Munas itu," ujar Ketua bidang Pemenangan Pemilu Wilayah Timur DPP Partai Golkar, Melchias Markus Mekeng di Kantor DPP Partai Golkar, Slipi, Jakarta Barat, Rabu (27/11/2019) malam.
Menurut Melchias Mekeng, kubu Bamsoet bisa menyampaikan hasratnya atau pandangannya kepada Dewan Pimpinan Daerah (DPD) tingkat II alias kabupaten/kota. "Supaya DPD II menyuarakan. Tapi tidak memaksakan dengan membuat Munas tandingan," kata Mekeng yang juga sebagai ketua Panitia Munas 2019 Partai Golkar ini.
Sekadar diketahui sebelumnya, Kubu Bamsoet mengancam bakal menggelar Munas Partai Golkar tandingan. Munas tandingan itu bakal digelar Kubu Bamsoet jika Kubu Airlangga Hartarto disebut terus melakukan pelanggaran terhadap anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/ART) partai.
Pasalnya, Munas tandingan dianggap tak memiliki manfaat untuk Partai Golkar. Bamsoet pun disarankan untuk mengikuti kontestasi di Munas 3-6 Desember 2019, Hotel Ritz-Carlton, Mega Kuningan, Jakarta Selatan.
"Sudah tidak usah munas tandingan, karena hanya menghabiskan energi dan tidak bermanfaat juga untuk partai keseluruhan. Sebaiknya kalau mau berkontestasi di forum Munas itu," ujar Ketua bidang Pemenangan Pemilu Wilayah Timur DPP Partai Golkar, Melchias Markus Mekeng di Kantor DPP Partai Golkar, Slipi, Jakarta Barat, Rabu (27/11/2019) malam.
Menurut Melchias Mekeng, kubu Bamsoet bisa menyampaikan hasratnya atau pandangannya kepada Dewan Pimpinan Daerah (DPD) tingkat II alias kabupaten/kota. "Supaya DPD II menyuarakan. Tapi tidak memaksakan dengan membuat Munas tandingan," kata Mekeng yang juga sebagai ketua Panitia Munas 2019 Partai Golkar ini.
Sekadar diketahui sebelumnya, Kubu Bamsoet mengancam bakal menggelar Munas Partai Golkar tandingan. Munas tandingan itu bakal digelar Kubu Bamsoet jika Kubu Airlangga Hartarto disebut terus melakukan pelanggaran terhadap anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/ART) partai.
(maf)