Bara JP Nilai Ahok Lebih Cocok Jadi Direktur Utama Ketimbang Komisaris Utama

Minggu, 24 November 2019 - 19:12 WIB
Bara JP Nilai Ahok Lebih...
Bara JP Nilai Ahok Lebih Cocok Jadi Direktur Utama Ketimbang Komisaris Utama
A A A
JAKARTA - Ketua Umum Barisan Relawan Jokowi Presiden (Bara JP) Viktor S Sirait mengatakan seharusnya Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menduduki kursi direktur utama di Pertamina, Inalum, atau PLN. Menurutnya, jika Ahok jadi diretur utama akan bisa lebih optimal melakukan perbaikan di salah satu perusahaan strategis nasional tersebut.

"Ahok punya modal yang cukup baik untuk memimpin perusahaan BUMN tersebut, karena dia punya kemampuan dan kredibilitas yang cukup baik. Ia berani melakukan perubahan dari sebuah kebiasaan yang kadang sudah dianggap 'benar' namun ternyata tidak," ujar Viktor dalam rilisnya kepada SINDOnews, Minggu (24/11/2019).

Dia menuturkan kredibilitas Ahok selama ini sudah terbukti, tidak tunduk pada kepentingan siapapun kecuali kepada kepentingan perusahaan atau negara. "Kita ingin melihat Pertamina, PLN, atau Inalum, yang bisa mengoptimalkan potensi perusahaan untuk lebih besar lagi. Juga untuk bisa memberikan pelayanan yang cukup baik terhadap masyarakat," jelasnya.

Tiga BUMN ini atau BUMN lainnya, kata Viktor, harus dikelola secara benar agar bisa menjadi sebuah perusahaan profesional yang mengoptimalkan keuntungan. Selain itu agar bisa mencapai tujuannya sebagai agen pembangunan nasional sesuai yang tercatat dalam undang-undang BUMN.

Menurutnya, Menteri BUMN Erick Thohir sudah tepat dan tak perlu terpengaruh dengan tuduhan beberapa pihak mengenai Ahok yang tidak didasarkan objektivitas. "Tuduhan subjektif yang didasarkan oleh selera suka dan tidak suka. Tidak tepat jika mengaitkan urusan politik dengan urusan profesionalisme dalam mengelola sebuah perusahaan besar seperti Pertamina," terangnya.

Meski demikian, kata Viktor, Bara JP tetap tetap percaya penempatan Ahok sebagai komisaris utama di Pertamina sudah mengacu kepada kebutuhan perusahaan. "Kami percaya penempatan Ahok ini sudah mempertimbangkan semua aspek, berdasarkan kebutuhan perusahaan, serta penilaian penilaian komprehensif dari Menteri BUMN Erick Thohir dan juga tim penilai akhir," ucapnya.

Ditambahkan Viktor, masyarakat ingin melihat Pertamina yang lebih bagus ke depan, sebuah perusahaan besar yang mampu bersaing dengan perusahaan sejenis dunia, dan mampu menjadi agen pembangunan.

"Selain itu Pertamina bisa memberikan pelayanan yang memuaskan kepada masyarakat indonesia dari Sabang sampai Merauke, Miangas hingga Rote, dan kami percaya Ahok akan mampu melakukan tugas besarnya di Pertamina. BUMN kita butuh orang orang seperti Ahok," katanya.
(kri)
Berita Terkait
Selain Wapres, Jokowi...
Selain Wapres, Jokowi Disarankan Aktifkan Ma'ruf Amin Jadi Penasihat
Ini Deretan Menteri...
Ini Deretan Menteri Terbaik di Kabinet Jokowi-KH Ma'ruf Amin Versi LPI
Pemerintah Diimbau Antisipasi...
Pemerintah Diimbau Antisipasi Gimik Politik Terkait Dana Stimulus UMKM
Survei: 67,8% Publik...
Survei: 67,8% Publik Puas terhadap Kinerja Jokowi-Maruf
Jokowi Harus Respons...
Jokowi Harus Respons Soal Perombakan Kabinet di Tengah Pandemi Corona
Wapres Ma’ruf Amin...
Wapres Ma’ruf Amin Pimpin Pemerintahan Sementara, Jubir Sebut Tidak Ada Persiapan Khusus
Berita Terkini
Kejagung Dijadwalkan...
Kejagung Dijadwalkan Periksa Febrie Adriansyah Hari Ini, Sebelumnya Mangkir
Pakar: Pertemuan Kapolri-Direktur...
Pakar: Pertemuan Kapolri-Direktur FBI Langkah Strategis Hadapi Kejahatan Transnasional
Sebut 108 UU Perlu Diubah,...
Sebut 108 UU Perlu Diubah, Cak Imin: Omnibus Law Ciptaker hingga Agraria
KPK: Sebelum Serahkan...
KPK: Sebelum Serahkan Amplop ke Menhut, Bupati Kuansing Kumpulkan SGD 46.500
PPATK Ungkap Perputaran...
PPATK Ungkap Perputaran Dana Judi Online Turun hingga Rp286,84 Triliun di Era Prabowo
Yane Bima Arya Harap...
Yane Bima Arya Harap Setiap Anak Peroleh Kasih Sayang dan Rasa Aman
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved