Stafsus Milenial, Pengamat: Akomodasi Politik sebagai Bonus Demografi

Jum'at, 22 November 2019 - 08:06 WIB
Stafsus Milenial, Pengamat:...
Stafsus Milenial, Pengamat: Akomodasi Politik sebagai Bonus Demografi
A A A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah mengenalkan tujuh staf khusus yang berasal dari kalangan milenial di Istana Negara, kemarin. Langkah Jokowi mengenalkan para stafsusnya itu dinilai terbilang untuk pertama kalinya dilakukan sejak periode pertama pemerintahannya.

Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia, Adi Prayitno menganggap, pesan politik yang ingin ditunjukkan Jokowi adalah akomodasi politik terhadap milenial sebagai bonus demografi yang terjadi saat ini.

Menurutnya, ledakan anak muda cukup luar biasa saat ini yang harus diberikan kesempatan untuk mengabdi pada negara. "Pesannya sederhana agakr politik tak didominasi kalangan senior tua yang orangnya itu-itu saja," ujar Adi saat dihubungi SINDOnews, Jumat (22/11/2019).

Di sisi lain kata Adi, langkah Jokowi ini sebagai ajang pertaruhan milenial untuk membuktikan jika mereka bisa berbuat banyak untuk membantu memajukan bangsa. Dalam hal ini, Jokowi bisa disebut ingin memberikan panggung politik ke anak muda.

"Kalau kerjanya baik tentu akan dapat respons positif. Namun sebaliknya kalau kinerjanya buruk publik pasti negatif," katanya.
(maf)
Berita Terkait
Selain Wapres, Jokowi...
Selain Wapres, Jokowi Disarankan Aktifkan Ma'ruf Amin Jadi Penasihat
Ini Deretan Menteri...
Ini Deretan Menteri Terbaik di Kabinet Jokowi-KH Ma'ruf Amin Versi LPI
Pemerintah Diimbau Antisipasi...
Pemerintah Diimbau Antisipasi Gimik Politik Terkait Dana Stimulus UMKM
Survei: 67,8% Publik...
Survei: 67,8% Publik Puas terhadap Kinerja Jokowi-Maruf
Jokowi Harus Respons...
Jokowi Harus Respons Soal Perombakan Kabinet di Tengah Pandemi Corona
Wapres Ma’ruf Amin...
Wapres Ma’ruf Amin Pimpin Pemerintahan Sementara, Jubir Sebut Tidak Ada Persiapan Khusus
Berita Terkini
Pemeriksaan Febrie Adriansyah...
Pemeriksaan Febrie Adriansyah di Kejagung, Eks Penyidik KPK: Penahanan Penting agar Penyidikan Tak Diintervensi
Kritisi Rapat Pleno...
Kritisi Rapat Pleno IX AMPI, Wasekjen Leriadi: Produknya Cacat Hukum
Petani Tebu yang Belum...
Petani Tebu yang Belum Merdeka
Pemerintah Perkuat Pengelolaan...
Pemerintah Perkuat Pengelolaan Dana Lingkungan Hidup via BPDLH
Hormati Putusan MK,...
Hormati Putusan MK, Komdigi Siap Kaji Aturan Kuota Internet
Kasus Korupsi MBG, Kejagung...
Kasus Korupsi MBG, Kejagung Buka Kemungkinan Periksa Nanik S Deyang
Infografis
4 Perempuan yang Mengguncang...
4 Perempuan yang Mengguncang Politik Global Sepanjang 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved