Lebih Efektif dan Efisien, Gerindra Dukung Pilkada Lewat DPRD

Selasa, 19 November 2019 - 11:35 WIB
Lebih Efektif dan Efisien,...
Lebih Efektif dan Efisien, Gerindra Dukung Pilkada Lewat DPRD
A A A
JAKARTA - Partai Gerindra telah menunjukkan sikapnya terkait dengan evaluasi pemilihan kepala daerah (Pilkada) langsung. Gerindra melihat bahwa banyak dampak negatif dari pelaksanaan Pilkada langsung dan Pilkada lewat DPRD sama sekali tidak melanggar UUD 1945 serta lebih efektif dan efisien.

“Pemilihan kepala daerah melalui DPRD tidak melanggar Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 sehingga tidak masalah jika wakil rakyat yang menentukan kembali wali kota/bupati di daerah masing-masing. Dalam UUD NRI Tahun 1945 tidak tertulis secara gamblang pemilihan langsung. Bunyi Pasal 18 ayat (4) UUD NRI Tahun 1945 “Gubernur, bupati, dan wali kota masing-masing sebagai kepala pemerintah daerah provinsi, kabupaten, dan kota dipilih secara demokratis”,” ujar Wakil Ketua Umum (Waketum) DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad kepada wartawan di Jakarta, Selasa (19/11/2019).

Dasco mengakui bahwa dari sisi politis, Pilkada langsung memiliki legitimasi yang kuat karena rakyat ikut terlibat langsung dalam memilih pemimpinnya. Namun, di sisi lain, Pilkada langsung juga membuat pemerintah harus ekstra keras untuk menjaga stabilitas keamanan agar masyarakat tetap terlindungi.

“Hal ini mengingat fanatisme antarpendukung calon apabila tidak terkendali bisa berakibat melahirkan malapetaka dan keresahan masyarakat,” terang Dasco.

Kemudian, lanjut Dasco, tidak bisa dipungkiri bahwa tidak sedikit kepala daerah yang terjerat kasus korupsi. Pasalnya, untuk menjadi kepala daerah dengan pemilihan langsung membutuhkan biaya tinggi. Mulai dari akomodasi tim sukses, atribut kampanye, biaya kampanye akbar, pembiayaan saksi, dan faktor lainnya.

Selain itu, ia menambahkan dari penyelenggaraannya, Pilkada langsung memerlukan anggaran yang besar, mulai dari persiapan sampai pelaksanaan. Meskipun besar atau kecil anggaran bukan menjadi permasalahan utama, hal yang lebih substantif adalah bagaimana terwujudnya tatanan masyarakat yang adil dan makmur, setelah terpilihnya kepala daerah di daerah tersebut.

“Maka dari itu, saya pikir akan lebih efektif, efisien dan produktif apabila pemilihan kepala daerah baik bupati/wali kota maupun gubernur ke depan dikembalikan melalui DPRD,” ucap Dasco.

“Tentu setelah dikaji secara mendalam dan komprehensif oleh Komisi II DPR RI dan Kemendagri,” tambahnya.
(kri)
Berita Terkait
Partai Golkar-Gerindra...
Partai Golkar-Gerindra Sepakat Berkoalisi di Sejumlah Pilkada
Partai Gerindra Ingin...
Partai Gerindra Ingin Ulang Kemenangan di Pilkada Bulukumba
Partai Gerindra Beri...
Partai Gerindra Beri Dukungan untuk Denny Indrayana di Pilkada Kalsel
Gerindra Siap Usung...
Gerindra Siap Usung Indar dan Paris di Pilkada Takalar dan Jeneponto
Tak Usung Petahana,...
Tak Usung Petahana, Partai Gerindra Pilih Abstain di Pilkada Gowa
2 Kader Gerindra Didorong...
2 Kader Gerindra Didorong Maju di Pilkada Wajo
Berita Terkini
Relawan Tim 8 Prabowo-Gibran:...
Relawan Tim 8 Prabowo-Gibran: Program Perhutanan Sosial Jangkau 2 Juta Keluarga Petani
Prabowo Lantik Kepala...
Prabowo Lantik Kepala dan Wakil BGN Baru pada Senin 8 Juni 2026
KPK Ungkap Silmy Karim...
KPK Ungkap Silmy Karim Masih Terima Aliran Uang Hasil Pemerasan saat Jabat Wamen Imipas
KPK Ungkap Anak Buah...
KPK Ungkap Anak Buah Silmy Karim Diduga Beli Rumah Pakai Emas
Presiden Prabowo Subianto...
Presiden Prabowo Subianto Copot Silmy Karim dari Wamen Imipas
DPR Minta Menteri Pariwisata...
DPR Minta Menteri Pariwisata Bangun Konektivitas Udara untuk Dongkrak Wisatawan
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved