Larangan Rokok Elektrik, DPR Minta BPOM Lakukan Kajian Komprehensif

Selasa, 12 November 2019 - 05:53 WIB
Larangan Rokok Elektrik,...
Larangan Rokok Elektrik, DPR Minta BPOM Lakukan Kajian Komprehensif
A A A
JAKARTA - Anggota Komisi IX DPR Muchamad Nabil Haroen mengatakan, fakta ilmiah yang ditemukan BPOM mengenai senyawa kimia berbahaya yang terkandung dalam vape atau rokok elektrik tentu mengejutkan, sehingga harus dilakukan kajian yang komprehensif terkait vape ini. Dengan begitu, BPOM memiliki bahan pijakan kajian yang mantap untuk mengambil keputusan apakah itu revisi atau seperti apa.

”Kita nanti akan berbicara dengan BPOM terkait temuannya seperti apa. Kita akan periksa temuannya seperti apa, sehingga nanti bisa kita rumuskan bersama-sama seperti apa nanti keputusan yang akan diambil bersama oleh pemerintah dan DPR,” kata politikus PDI Perjuangan ini, Senin (11/11/2019).

Dikatakan Gus Nabil–sapaan akrabnya– selain dari temuan BPOM tersebut, selama ini pajak dari vape atau rokok elektrik itu juga nggak jelas. Begitu pula alur perdagangan dan masalah kesehatan yang ditimbulkan dari vape itu. ”Senyawa kimia dan bahan kimia yang digunakan juga belum ada kejelasan. Peraciknya juga tidak punya lisensi dan argumentasi bahwa vape bisa mengurangi ketergantungan rokok atau terapi kesehatan juga belum ada bukti ilmiah yang memadahi,” katanya.

Pemerintah, kata Gus Nabil, justru perlu mendukung para petani tembakau sebagai produsen tanaman asli Indonesia dan mendorong riset dan mendukung industri tembahau sebagai produk herbal. ”Kalau isunya kesehatan ya harus berpihak pada konteks ini,” pungkasnya.
(zil)
Berita Terkait
Buruh Rokok Tolak RUU...
Buruh Rokok Tolak RUU Kesehatan
Senat AS Loloskan Paket...
Senat AS Loloskan Paket RUU Anti Teknologi China
Loloskan RUU Anti Teknologi...
Loloskan RUU Anti Teknologi China, Beijing: AS Paranoid!
Ditekan Barat, Presiden...
Ditekan Barat, Presiden Uganda Tolak Teken RUU Anti-LGBT
Pasal Tembakau dalam...
Pasal Tembakau dalam RUU Kesehatan Dinilai Berpotensi Mematikan Industri Rokok
BEI Bikin Indeks Saham...
BEI Bikin Indeks Saham yang Anti-Kontroversi: Saham Rokok Masuk di Dalamnya
Berita Terkini
Prabowo Disebut Minta...
Prabowo Disebut Minta Nanik Jadi Dewas BGN, Mensesneg: Pengalamannya Bisa Membantu
Hakim Kabulkan Eksepsi...
Hakim Kabulkan Eksepsi Dokter Tifa, Pengacara Jokowi Yakin Sidang Tetap Lanjut
Kemlu Soal Deportasi...
Kemlu Soal Deportasi Abdul Karim Raeq Miqdad: Murni Isu Pidana, Tak Pengaruhi Dukungan untuk Palestina
Bukan Sekadar Kuota,...
Bukan Sekadar Kuota, Rustini Dorong Perempuan Ambil Keputusan Strategis
Hari Anak Nasional,...
Hari Anak Nasional, 1.050 Anak Binaan Dapat Remisi
Prabowo Panggil Menteri-menteri...
Prabowo Panggil Menteri-menteri ke Istana Bahas Koperasi Desa Merah Putih
Infografis
Gubernur DKI Dorong...
Gubernur DKI Dorong Pasar di Jakarta Lakukan Digitalisasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved