Pemilihan Kabareskrim Tidak Boleh Berlarut-larut

Senin, 11 November 2019 - 19:21 WIB
Pemilihan Kabareskrim...
Pemilihan Kabareskrim Tidak Boleh Berlarut-larut
A A A
JAKARTA - Kapolri Jenderal Idham Azis didorong segera menunjuk kepala Badan Reserse dan Kriminal (Kabareskrim) yang hingga kini masih kosong berdasarkan merit system. Pemilihan sosok menduduki jabatan strategis dan prestisius tersebut tidak boleh berlarut-larut.

Peneliti LIPI Sarah Siregar dengan mekanisme merit sistem yang berlaku di tubuh polri seharusnya kapolri tidak perlu waktu lama untuk menentukan calon kabareskrim. Kapolri bisa segera merekomendasikan nama tersebut kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi).

“Kabareskrim ini menjadi salah satu tangan kanannya kapolri. Saya rasa memang di jabatan itu harus orang-orang terpilih. Saya sih dalam perspektif harus yang profesional dan sesuai dengan jenjang dan jabatan karirnya sebagai mekanisme merit system yang berlaku di Polri,” kata Sarah kepada wartawan di Jakarta, Senin (11/11/2019).

Sarah memandang jabatan kabareskrim merupakan hak prerogatif kapolri. Lewat merit system dapat diketahui secara pasti siapa sebetulnya yang punya kapasitas duduk di posisi tersebut. “Saya khawatir jika jabatan ini berlarut-larut kosong akan menciptakan polemik yang semakin kuat juga di internal Polri,” ujarnya.

Dia mengingatkan kapolri bahwa sejumlah perwira tinggi saat ini punya ambisi besar terhadap jabatan kabareskrim. Oleh karenanya Sarah mendorong kapolri untuk segera menentukan pilihannya.

“Saya rasa kapolri harus segera menetukan siapa yang duduk di jabatan itu. Tentu dengan rekomendasi dari merit system itu dan saya rasa kapolri punya hak prerogratif dalam menentukan pilihannya,” terangnya.

Sarah juga mendorong Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) aktif berkontribusi memberi informasi mengenai sosok-sosok yang layak dijadikan pertimbangan Kapolri dalam memilih Kabareskrim.
(dam)
Berita Terkait
Deretan Pedoman Polri...
Deretan Pedoman Polri dalam Menjamin Profesionalitas dan Netralitas di Pemilu 2024
Timses Pramono-Rano...
Timses Pramono-Rano Apresiasi Profesionalitas TNI-Polri di Pilkada Jakarta
PPP Sebut Revisi UU...
PPP Sebut Revisi UU ITE Bisa Jadi Bagian dari Profesionalitas Polri
Pemeriksaan Kesehatan...
Pemeriksaan Kesehatan Gratis dalam Rangka HUT ke-79 Polri saat CFD Jakarta
Seleksi Penerimaan Anggota...
Seleksi Penerimaan Anggota Polri di Pontianak
Rapat Perdana Komisi...
Rapat Perdana Komisi Percepatan Reformasi Polri
Berita Terkini
Minta Masukan RUU Pemilu,...
Minta Masukan RUU Pemilu, DPR Bakal Kunjungi Parpol Parlemen dan Nonparlemen
Prabowo Kenang Hari...
Prabowo Kenang Hari Lahir Soekarno Lewat Potret Sang Proklamator
Kasus Dadan Cs, Saut...
Kasus Dadan Cs, Saut Situmorang: Semua hingga Eselon Terkecil Harus Bertanggung Jawab
Pigai Usul Jabatan Utama...
Pigai Usul Jabatan Utama Polri Bisa Diisi Sipil, Sahroni: Urusin HAM Saja
Revisi UU Polri: Batas...
Revisi UU Polri: Batas Usia dan Syarat Anggota Kompolnas Diusulkan Lebih Fleksibel
KontraS Kritik Tuntutan...
KontraS Kritik Tuntutan 2,5 Tahun Penjara untuk Terdakwa Penyiraman Andrie Yunus
Infografis
Kwik Kian Gie, Ekonom...
Kwik Kian Gie, Ekonom yang Lantang Suarakan Indonesia Tak Boleh Tergantung IMF
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved