Jokowi Sindir Surya Paloh, PDIP: Konsistensi Menjalankan Posisi Politik Penting
Jum'at, 08 November 2019 - 12:02 WIB
Jokowi Sindir Surya Paloh, PDIP: Konsistensi Menjalankan Posisi Politik Penting
A
A
A
JAKARTA - Sindiran Presiden Joko Widodo (Jokowi) kepada Ketua Umum DPP Partai Nasdem, Surya Paloh yang berpelukan dengan Presiden PKS, Sohibul Iman menuai respons dari PDIP sebagai partai pengusung utama Pemerintahan Jokowi-Ma'ruf Amin.
Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto menilai 'sindiran' yang disampaikan Presiden Jokowi merupakan memuat pesan tentang dialog antar pemimpin partai. (Baca juga: Jokowi Sindir Surya Paloh karena Berangkulan dengan Presiden PKS )
"Ya ketika Bapak Presiden Jokowi sudah menanggapi hal tersebut ya tentu saja dialog di antara para pemimpin partai memang bagian dari tradisi demokrasi kita," ujar Hasto di Gedung Arsip Nasional, Jakarta, Jumat (8/11/2019).
Namun demikian, Hasto mengatakan, konsistensi di dalam menjalankan posisi politik baik di dalam pemerintahan maupun di luar pemerintahan itu sangat penting.
"Intinya Bapak Presiden Jokowi dengan caranya sudah menyampaikan berbagai hal terkait dengan pertemuan (Surya Paloh dan Sohibul Iman) tersebut," jelasnya.
Diberitakan sebelumnya, Presiden Jokowi melontarkan sindiran kepada Surya Paloh saat menghadiri HUT ke-55 Partai Golkar beberapa waktu lalu. Jokowi menyebut wajah Paloh cerah setelah bertemu dan berangkulan dengan Sohibul Iman. Jokowi mengaku tak tahu maknanya. Jokowi hanya merasa rangkulan Paloh kepada Sohibul tidak seperti biasanya.
Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto menilai 'sindiran' yang disampaikan Presiden Jokowi merupakan memuat pesan tentang dialog antar pemimpin partai. (Baca juga: Jokowi Sindir Surya Paloh karena Berangkulan dengan Presiden PKS )
"Ya ketika Bapak Presiden Jokowi sudah menanggapi hal tersebut ya tentu saja dialog di antara para pemimpin partai memang bagian dari tradisi demokrasi kita," ujar Hasto di Gedung Arsip Nasional, Jakarta, Jumat (8/11/2019).
Namun demikian, Hasto mengatakan, konsistensi di dalam menjalankan posisi politik baik di dalam pemerintahan maupun di luar pemerintahan itu sangat penting.
"Intinya Bapak Presiden Jokowi dengan caranya sudah menyampaikan berbagai hal terkait dengan pertemuan (Surya Paloh dan Sohibul Iman) tersebut," jelasnya.
Diberitakan sebelumnya, Presiden Jokowi melontarkan sindiran kepada Surya Paloh saat menghadiri HUT ke-55 Partai Golkar beberapa waktu lalu. Jokowi menyebut wajah Paloh cerah setelah bertemu dan berangkulan dengan Sohibul Iman. Jokowi mengaku tak tahu maknanya. Jokowi hanya merasa rangkulan Paloh kepada Sohibul tidak seperti biasanya.
(kri)